AKU MENCINTAIMU DALAM DOA
Aku Mencintaimu dalam Doa
Aku mencintaimu dengan sunyi,
seperti sajadah yang menampung air mata
tanpa pernah bertanya
siapa nama yang kusebut di dalamnya.
Aku mencintaimu dengan pasrah,
seperti daun jatuh ke tanah
tanpa pernah meragukan
angin yang menuntunnya pulang.
Aku mencintaimu dengan doa,
seperti malam memeluk bintang
tanpa perlu menggenggam,
cukup yakin bahwa Tuhan
menyimpan jawabnya di takdir.
Butta Panrita Lopi, 20 Agustus 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan