DURI SANG MAWAR
DURI SANG MAWAR
Penulis : Muhammad Sultan
Di taman rahasia hatiku
tumbuh setangkai bunga mawar
merahnya seperti senja yang jatuh di pelukan malam
harumnya meluruhkan gelisah yang bersembunyi di dada
Kau—mawar yang mekar di tengah hening
menyihir mata yang pernah buta oleh kelam
menghangatkan hati yang retak oleh badai
menjahit kembali mimpi-mimpi yang tercerai
Aku ingin menjadi duri-durimu
yang tak pernah letih berjaga
menusuk setiap tangan tamak
menghadang angin liar
yang hendak merobek mahkotamu
Biarlah aku berdiri di sekitarmu
meski darahku tertinggal di tepi luka
asal kau tetap mekar
tak tersentuh cela
tak ternoda duka
Sebab kau adalah rahasia musim
yang hanya boleh kusembunyikan di relungku
mawar yang kupuja
dan akan kujaga
hingga waktu rebah
di pangkuan cinta kita
Bulukumba, 14 Agustus 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
