SYAIR CINTA UNTUKMU 4
🌹قَصِيدَةُ الْحُبِّ إِلَيْكِ (الجزءُ الرَّابِع)
(Qaṣīdatul-Ḥubbi Ilaiki — Bagian Keempat)
"Syair Cinta untukmu – Keempat"
كُلَّمَا ذَكَرْتُكِ، اخْتَضَّ قَلْبِي كَأَنَّهُ يُسَبِّحُ بِاسْمِكِ
Kullamā dhakartuki, ikhtaḍḍa qalbī ka-annahu yusabbiḥu bismiki
Setiap kali kusebut namamu, hatiku bergetar seakan bertasbih dengan namamu.
يَا سُرُوجَ الرُّوحِ، أَنْتِ نُورٌ يُهَذِّبُ ظُلْمَةَ وَجْدِي
Yā surūja al-rūḥ, anti nūrun yuhadhdhibu ẓulmata wajdī
Wahai pelita jiwa, engkau cahaya yang menyucikan gelap rinduku.
تَسْكُنِينَ نُقْطَةَ الْفَاصِلِ فِي قَصِيدَةِ أَيَّامِي، وَتُزْهِرِينَ مَعْنَى كُلِّ سُكُونٍ
Taskunīna nuqṭata al-fāṣili fī qaṣīdati ayyāmī, wa tuzhirīna ma‘nā kulli sukūn
Engkau tinggal di titik koma puisi hariku, dan engkau mekar dalam setiap keheningan.
وُجُودُكِ يَجْعَلُنِي أُؤْمِنُ أَنَّ الْقَدَرَ قَدْ يُقَبِّلُ أَحْلَامَنَا
Wujūduki yaj‘alunī u’minu anna al-qadara qad yuqabbilu aḥlāmana
Kehadiranmu membuatku percaya bahwa takdir pun bisa mencium mimpi kita.
إِنْ فَارَقْتِ الرُّوحَ، فَإِنَّ الْكَوْنَ يَتَصَدَّعُ، وَالْأَزَلَ يُنَادِي بِاسْمِكِ
In fāraqti al-rūḥ, fa-inna al-kawna yataṣadda‘, wa-al-azala yunādī bismiki
Andai kau berpisah dari jiwaku, semesta akan retak, dan keabadian akan menyeru namamu.
Bumi Allah, 3 Agustus 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
