SYAIR CINTA UNTUKMU
#PPI_BeBaS
🌹قَصِيدَةُ الْحُبِّ إِلَيْكِ (الجزءُ الثَّانِي)
(Qaṣīdatul-Ḥubbi Ilaiki — Bagian Kedua)
"Syair Cinta untukmu – Jilid Keempat"
Penulis: Sultan Chemistry
إِذَا نَطَقَ الْقَمَرُ، يَنْطِقُ بِاسْمِكِ، وَيَغَارُ مِنْ نُورِ وَجْهِكِ
Idhā naṭaqa al-qamaru, yanṭiqu bismiki, wa-yaghāru min nūri wajhik
Bila bulan bersuara, ia menyebut namamu, dan cemburu pada cahaya wajahmu.
حِينَ تَمُرِّينَ، يَرْكَعُ الْهَوَاءُ خُشُوعًا، وَتَتَوَقَّفُ السَّحَابَاتُ إِعْجَابًا
Ḥīna tamurrīna, yarka‘u al-hawā’u khushū‘an, wa-tatawaqqafu al-saḥābāt i‘jāban
Saat engkau melintas, angin pun berlutut penuh khusyuk, dan awan berhenti karena takjub.
أَنْتِ بِلَادِي الَّتِي لَا تَنْدَثِرُ، وَوَطَنِي الَّذِي لَا يَغِيبُ نُورُهُ
Anti bilādī allati lā tandathiru, wa-waṭanī alladhī lā yaghību nūruhu
Engkaulah negeriku yang tak pernah lenyap, dan tanah airku yang cahayanya tak pernah padam.
يَا نَبْضَ الشِّعْرِ وَمَعْنَاهُ، يَا جَمَالَ الدُّنْيَا وَسِرَّهَا
Yā nabḍa al-shi‘ri wa-ma‘nāhu, yā jamāla al-dunyā wa-sirrahā
Wahai detak puisi dan maknanya, wahai keindahan dunia dan rahasianya.
حُبِّكِ يَجْرِي فِي شَرَايِينِي، كَالنُّورِ فِي زُجَاجَةِ الْقَلْبِ
Ḥubbuki yajrī fī sharāyīnī, ka-al-nūri fī zujājati al-qalb
Cintamu mengalir dalam pembuluh nadiku, laksana cahaya dalam kaca hati.
Bumi Allah, 1 Agustus 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
