CINTA TERLARANG
CINTA TERLARANG
Penulis : Muhammad Sultan
Genre : Puisi Akrostik
Cahaya rembulan menyulam rindu di matamu
Inginku titipkan rasa yang tak boleh terucap waktu
Nyala hasrat terkurung dalam doa yang diam
Terjal jarak kita bagai tebing penuh ilalang
Aku tetap mencintaimu—meski hanya bayang
Tiap detik sunyi menyalakan rahasia kita
Embusan angin pun paham gelora jiwa
Rasa ini, bagai bara yang tak bisa padam
Langit menjadi saksi, mendekap rahasia malam
Ada namamu dalam setiap degup kalbu
Rinduku menjerit, tapi tak berani menemu
Aku pasrah pada takdir yang menulis jarak
Nafasku menahan tiap denting waktu yang retak
Gairah cinta ini—terlarang, tapi abadi memelukmu.
Bulukumba, 29 September 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
