Muhammad Sultan, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
JEJAK RINDU

JEJAK RINDU

JEJAK RINDU

Penulis : Muhammad Sultan

Rindu ini tumbuh seperti kuncup,

diam-diam mencari cahaya,

menyimpan rahasia di balik kelopaknya,

menunggu saatnya mekar.

Namamu adalah embun pagi

yang jatuh lembut di daunnya,

membuatnya segar dan hidup kembali,

meski malam sempat membekukannya.

Setiap hari hatiku bersemi,

seperti taman yang tak pernah letih,

menghadirkan warna dan wangi

hanya untukmu yang kunanti.

Dan bila takdir mengizinkan,

biarlah bunga rindu ini mekar abadi,

tak layu meski diterpa musim,

karena akarnya tertanam di hatimu.

Bulukumba, 8 September 2025

"Jangan kau mencintaiku dengan matamu, barangkali ada yang lebih indah dariku. Cintailah aku dengan hatimu, maka hati itu selamanya tak ada yang menyerupainya."

[Jalaluddin Rumi]

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post