KENANGAN TERINDAH
KENANGAN TERINDAH
Penulis Muhammad Sultan
Genre : Puisi Akrostik
Kala senja berdesir menyapu bayang wajahmu,
Elegi rindu menyalakan bara di relung kalbu.
Nuansa cinta menari di antara bintang-bintang,
Akulah puisi yang menunggu hadirmu, tenang.
Nafas malam mengalun lirih memanggil namamu,
Gemintang pun iri pada cahaya matamu.
Alangkah indah takdir mempertemukan kita,
Nyata kasih bersemi di balik doa yang rahasia.
Terbitlah pagi membawa harum kenangan,
Elah rasa meski waktu terus berjalan.
Rahasia hati tetap terpatri tak terlerai,
Ikatan jiwa ini abadi meski jarak memisah.
Nurani pun tahu, engkaulah anugerah,
Di setiap detik aku temukan bayang teduh.
Aku dan kamu teranyam dalam kisah cinta,
Hingga senja terakhir, kenangan terindah tetap kita.
Bulukumba, 240925
Izin taq admod
Kang Er
Shep Ddharmady
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
