PELUKAN SUNYI DI DASAR LEMBAH
PELUKAN SUNYI DI DASAR LEMBAH
Di kaki cakrawala, lembah itu terbaring—
seperti kitab tua yang disembunyikan bumi.
Kabut menorehkan aksara dingin
di punggung rumput yang basah oleh sisa embun.
Angin pagi melayangkan desis lirih,
menceritakan kisah sungai yang dulu beringas,
mengukir dinding batu dengan sabar,
hingga lembah menjadi palung kenangan.
Di sana, burung-burung menulis doa
dengan sayapnya yang menebar sisa matahari.
Seorang pengembara menapaki jejak purba,
mendengar bisik legenda dari akar beringin tua:
"Di sini pernah bersemayam sepasang jiwa,
yang menukar cinta dengan ketabahan.
Mereka menanam rindu dalam tanah basah,
agar kelak mekar jadi kesabaran."
Lembah pun diam, menutup cerita
seperti rahim yang menyimpan mimpi.
Hanya desir daun dan gemericik air
yang menyanyikan kebenaran:
bahwa setiap luka akan menemukan tempat
untuk kembali menjadi damai.
Bulukumba, 27 September 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan