SERENADA RINDU DI LEMBAH
Serenada Rindu di Lembah
Di kaki langit, lembah terbaring
laksana buku tua lupa dibaca.
Kabut menitikkan huruf dingin
pada ilalang yang basah embun.
Angin pagi melintas pelan,
membawa kisah sungai purba
yang sabar menatah dinding batu
hingga lembah jadi mangkuk kenangan.
Burung-burung menulis doa
dengan sapuan sayapnya yang berkilat cahaya.
Seorang pejalan menapak jejak sepi,
mendengar gumam beringin tua:
"Di sini cinta pernah berlabuh,
bertukar rindu dengan ketabahan.
Mereka menanam janji dalam tanah lembap
agar mekar jadi sabar."
Lembah kembali diam—
seperti rahim yang menahan mimpi.
Hanya desir daun dan lirih air
mengabarkan kebenaran sederhana:
setiap luka akhirnya menemukan
pelukan yang bernama damai.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan