Muhammad Sultan, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

TERIMA KASIH, CINTA

Terima Kasih, Cinta

Penulis: Muhammad Sultan

Kau hadir bagai fajar

membasuh sisa gelap di altar jiwa,

menyalakan pelita dalam rongga sunyi

hingga setiap degupku

berubah jadi kidung takzim.

Kau adalah sungai

yang menafsirkan hausku

dengan arus doa tak henti,

mengajari aku bahasa rindu

yang tak pernah punah ditelan musim.

Terima kasih, Cinta—

karena padamu aku belajar

bahwa luka hanyalah jembatan

menuju taman rahmat,

bahwa sepi hanyalah pintu

yang menuntun pada perjumpaan abadi.

Di matamu aku membaca semesta:

ada gugus bintang menari

menjadi kitab kesetiaan,

ada pelangi berlutut

menjadi tanda syukur langit pada bumi.

Terimalah segala sujudku

dalam metafora yang tak sanggup usai,

karena namamu telah kugurat

di cakrawala ingatan,

dan cintamu telah menjelma

menjadi aksara yang kekal.

Bulukumba, 9 September 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post