Muhammad Sultan, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

KESETIAANKU

KESETIANKU

Syair Romantis

Karya: Sultan Chemistry

Dengan napas rindu syair kutuliskan,

cahaya cinta tak pernah padam dalam ingatan.

Biarlah waktu menua dalam dekapan perjalanan,

namun hatiku tetap di pelabuhan perasaan.

Karena kasih bukan sekadar ucapan,

melainkan ikatan yang tak tumbang oleh hujan.

Jika badai datang menyayat harapan,

kesetiaanku tetap seteguh karang di lautan.

Aku mencintaimu dalam diam keabadian,

seperti rembulan menjaga malam tanpa keluhan.

Saat jarak menari dalam kerinduan,

namamu tetap bertakhta dalam keheningan.

Tiada yang mampu mengikis kesetiaan,

bahkan waktu yang menua dalam pelukan kenangan.

Cintaku bukan percikan sesaat atau angan,

melainkan api abadi yang tak padam sepanjang zaman.

Maka jika suatu hari dunia meragukan,

biarkan hatimu membaca ketulusan dalam kesunyian.

Karena cinta ini bukan sekadar perasaan,

melainkan janji yang hidup dalam pengorbanan.

Kesetiaanku padamu bukan paksaan,

tetapi takdir yang hidup dalam nadi perjalanan.

Meski langkah, jarak, dan waktu tak bersamaan,

aku tetap memilihmu—tanpa penyesalan.

Dan saat fajar terakhir menyapa kehidupan,

aku tetap memanggil namamu dalam kekekalan.

Karena cinta ini bukan sekadar pengakuan,

melainkan doa yang tak pernah kehilangan tujuan.

Solarieng, 271125

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post