REAKSI DONASI
REAKSI DONASI
Penulis: Sultan Chemistry)
Kami mengumpulkan receh
seperti atom-atom luka
berikatan spontan
tanpa katalis birokrasi.
Air mata menjadi larutan empati,
mengalir sebelum sempat diuji pH-nya,
karena dalam bencana,
reaksi nurani selalu eksoterm—
panas, cepat, tak menunggu izin.
Lalu datang tabel dan pasal,
menakar cinta dengan neraca regulasi,
seolah solidaritas
harus melalui titrasi panjang
agar sah di mata negara.
Padahal saat banjir menyentuh dada,
tak ada korban bertanya
apakah bantuan ini legal
atau sekadar cukup untuk bertahan.
Hidup tak mengenal prosedur,
ia hanya mengenal waktu.
Empati kami dicurigai sebagai senyawa liar,
sementara racun pembalakan
lolos uji mutu dengan tanda tangan basah.
Hutan terurai,
namun kebaikan diminta stabilitas.
Donasi adalah reaksi cepat,
refleks manusiawi
saat nyawa lebih dulu larut
daripada aturan yang terlambat mengendap.
Jika hari ini empati dianggap endapan bermasalah,
biarlah.
Lebih baik kebaikan reaktif menyala,
daripada kemanusiaan
yang terlalu stabil
hingga tak lagi menyelamatkan.
Bumi Allah, 141225
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan