BANGKU TUA
BANGKU TUA
Penulis : Sultan Chemistry
Bangku tua itu
adalah punggung waktu
yang membungkuk menahan kenangan
Ia pernah menjadi saksi
tawa yang jatuh berderai
dan sunyi yang duduk paling lama
Serat kayunya menyimpan cerita
seperti urat nadi ingatan
yang tak lagi lancar mengalir
Di sana
rindu pernah diletakkan diam-diam
lalu lupa diambil pulang
Bangku tua itu
menjaga ikatan
antara duduk dan perpisahan
sebab cinta, seperti reaksi sunyi,
tak selalu meninggalkan bunyi
namun menetap
Bulukumba, 23 Januari 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan