Muhammad Sultan, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

SAYAP SAYAP YANG PATAH

SAYAP-SAYAP HATI YANG PATAH

Oleh: Sultan Chemistry

Di antara luka yang tak bersuara,

kutemukan engkau sebagai senja

yang jatuh perlahan di pelupuk mataku—

meninggalkan bias jingga yang masih ingin kupeluk.

Kutampung serpihan rindu

yang gugur seperti daun rapuh di musim getir;

setiap helai membawa kisah

tentang kita yang pernah terbang,

lalu terhempas oleh takdir yang tak berpihak.

Namun meski sayap-sayap hati kita patah,

masih ada nyala kecil

yang menolak padam di sela-sela perih;

sebuah getar rahasia

yang tak sanggup dibungkam oleh jarak.

Dan jika suatu hari angin berpaling

mengusap bekas retakan itu,

biarkan aku menjadi teduh

yang memelukmu tanpa syarat—

sebab dari runtuhan itulah

kita belajar terbang kembali,

lebih pelan,

lebih tulus,

lebih mengerti arti mencinta.

Bumi Allah, 18 Januari 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post