Muhammad Sultan, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
CINTA DI BALIK KABUT

CINTA DI BALIK KABUT

CINTA DI BALIK KABUT

 

Penulis: Sultan Chemistry

 

Pagi ini

kabut turun perlahan

seperti tirai yang menutup panggung dunia.

 

Aku berdiri sendiri

di lereng waktu

dan bayangmu lewat

seperti ingatan yang menolak mati.

 

Aku bertanya pada angin:

mengapa rindu bisa begitu keras

mengetuk dada manusia?

 

Hatiku ini

seperti bejana rapuh

yang menyimpan larutan kenangan.

Sedikit saja kau hadir dalam ingatan

reaksinya menyala

diam-diam

di dalam dada.

 

Kau jauh.

Sangat jauh.

 

Sejauh jarak

antara doa

dan takdir yang belum menjawab.

 

Tetapi aku percaya

cinta punya hukum sendiri—

seperti atom yang mencari pasangannya

di tengah gelap semesta.

 

Dan bila suatu pagi

kabut ini benar-benar tersingkap

aku ingin melihatmu berdiri di sana

di ujung jalan kehidupan.

 

Lalu kita tertawa

seperti dua pengembara

yang akhirnya mengerti

bahwa perjalanan panjang ini

hanyalah cara Tuhan

mempertemukan dua hati.

 

Bumi Allah, 13 Maret 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post