Muhammad Sultan, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

BUAH YANG MENGUJI IMAN

BUAH YANG MENGUJI IMAN

Penulis : Sultan Chemistry

Genre: Pentigraf Religi

Di tepi sungai yang jernih, Abu Hanifah berjalan dengan perut kosong menahan lapar. Tiba-tiba, sebuah buah apel merah hanyut perlahan, seolah takdir mengantarkannya tepat di depannya. Tanpa pikir panjang, ia memakannya. Namun, setelah rasa manis itu hilang di lidahnya, datanglah getir yang lebih dalam di hatinya. Rasa bersalah yang tak mampu ia abaikan.

Ia menyusuri aliran sungai, menapaki jalan panjang demi menemukan pemilik buah itu. Panas terik dan lelah tak menghalangi langkahnya, karena baginya, satu suap yang tidak halal lebih berat daripada perjalanan sejauh apa pun. Hingga akhirnya ia tiba di sebuah kebun, tempat buah itu berasal. Dengan penuh kerendahan hati dan rasa bersalah, ia meminta maaf. Namun, sang pemilik kebun memberi syarat: bekerja sebagai penebus kesalahan, dan menerima ujian kesabaran yang tak sederhana.

Hari-hari berlalu hingga sang pemilik kebun mengajukan syarat terakhir: Abu Hanifah harus menikahi putrinya yang disebut cacat yakni buta, tuli, dan bisu. Ia menerima dengan hati lapang, meski tak pernah membayangkan seperti apa takdir yang menantinya. Namun saat ia memasuki kamar pengantin, ia justru tertegun. Di hadapannya berdiri seorang perempuan yang sempurna, tidak cacat sedikit pun. Dengan suara lembut, perempuan itu menjelaskan bahwa ia disebut “buta” karena tak pernah melihat yang haram, “tuli” karena tak mau mendengar keburukan, dan “bisu” karena lisannya terjaga dari kata sia-sia. Saat itulah, Abu Hanifah bersyukur dan menyadari, bahwa kejujuran dan ketakwaan selalu berujung pada keindahan yang tak terduga.

Bulukumba, 09 Sulqa'dah 1447 H/ 27 April 2026 M

Belajar menulis cerpen tiga paragraf religi. Mohon saran Sahabatku

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post