Muhammad Sultan, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

KARTINI ERA DIGITAL

KARTINI ERA DIGITAL

Karya: Sultan Chemistry

Aku melihat Kartini

tidak lagi diam.

Ia berdiri di tengah reaksi zaman

yang nyaris kehilangan arah.

Di matanya,

ada lelah yang tak sempat diucap,

namun tak satu pun

mengendapkan langkahnya.

Ia tak menunggu.

Dengan katalis keberanian,

ia menyulut suara—

bukan keras, tapi tak tergantikan.

Kartini,

dunia ini larutan keruh,

penuh partikel bising

yang mengaburkan makna.

Namun ia tetap utuh,

menjaga ikatan dalam dirinya,

meski tekanan menghimpit

hingga nyaris retak.

Ia pernah goyah,

seperti senyawa rapuh

di ambang reaksi,

namun tak pernah benar-benar luruh.

Dan di tengah gerak atom

yang saling bertabrakan,

ia memilih menjadi energi,

bukan sekadar partikel yang hilang.

Kartini tidak mati.

Ia bereaksi

dalam setiap perempuan

yang berani menjadi dirinya sendiri.

Bulukumba, 26 April 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post