Berorganisasi Era Pandemi
Dunia pendidikan tidak selalu masalah akademik. Ada juga masalah non akademik. Apa itu non akademik? Aktivitas organisasi yang mana sesuai bakat dan minat peserta didik di sekolah/madrasah.
Berorganisasi tidak kalah penting dengan akademik. Sejatinya peserta didik bisa tergali potensinya secara seimbang unggul akademik dan sukses di organisasi. Belajar dari organisasi adalah life skill dalam kehidupan sosial saat terjun di masyarakat.
Berorganisasi banyak skill individu yang dikuasai di luar akademik seperti leadership (kepemimpinan), bagaimana mengadakan suatu kegiatan, berkompetisi, berbicara di depan umum, mengenal karakter banyak orang, melatih keberanian, manajemen rapat, membuat jaringan antar institusi, dan lain sebagainya.
Para alumni yang sukses dalam pilihan hidupnya rerata mereka aktivis organisasi yang ditunjang dengan kemampuan akademik yang mumpuni. Saat mereka lulus dari sekolah/madrasah sudah memiliki skill untuk bekal hidupnya di jenjang pendidikan yang lebih tinggi juga bermasyarakat. Para alumni menjadi aktivis organisasi di kampus mereka menggali ilmu. Hubungan antara sekolah/madrasah dengan organisasi dan para alumni organisasi di kampus-kampus mereka tidak lekang oleh waktu.
Lalu bagaimana di era pandemi covid-19 seperti sekarang? Jika di sekolah/madrasah yang bertanggung jawab untuk aktivitas kesiswaan adalah wakil kepala bidang kesiswaan harus kreatif mengantisipasinya. Saat aktivitas sekolah dilakukan secara jarak jauh mulai Maret 2020 sampai saat ini Desember 2020. Perlu langkah-langkah efektif sesuai era pandemi.
MAN 2 Tangerang (MANDUTA) sendiri juga melakukan hal-hal strategis untuk menjalankan roda organisasi di era pandemi. Mulai dari pembentukan grup WhatApps (WA) para pembimbing/pelatihan dan para ketua organisasi. Kemudian mengadakan pertemuan virtual melalui video konferensi dengan aplikasi Microsoft 365, mendiskusikan program-program keorganisasi yang diarahkan dilakukan secara virtual.
Kemudian muncullah program-program organisasi secara jarak jauh dengan menggunakan internet. Mulai dari rekrutment anggota baru, pemilihan pengurus baru, pemilihan presiden siswa, dan seandainya ada pertemuan langsung jumlahnya dibatasi dan harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mengantisipasi penyebaran covid-19.
Sejatinya kegiatan ekstrakulikuler di sekolah/madrasah harus tetap dilaksanakan walau dalam tata laksananya memperhatikan keadaan kekinian yaitu pandemi covid. Tetap melakukan aktivitas keorganisasian dengan cara daring jika memang harus bertemu selalu meminta izin orang tua dan ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Semoga wabah covid-19 ini segera usai sehingga aktivitas pendidikan kembali normal kembali. Aamiin.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
