Sang Musafir
Saya tak pernah gentar saat bepergian kemana pun asalkan tujuannya untuk kebaikan. Sampai saat ini saya selalu yakin jika bepergian kemana pun asalkan niatnya baik, Allah SWT akan selalu berikan jalan.
Berkali-kali saya bepergian selalu ada jalan untuk bermalam. Syarat utamanya membawa identitas lengkap, bersikap dan berprilaku sopan, dan membawa baju ganti, perlengkapan mandi, dan ibadah. Saya menyebutnya menjadi musafir.
Saat saya sedang diperjalanan, pastikan menjelang malam sudah mencari tempat persinggahan. Tempat yang saya cari mushola, mesjid, atau islamic center. Setelah menemukan lokasi tersebut kemudian mencari tahu orang yang bertanggung jawab untuk meminta izin bermalam.
Sering saya melakukan hal tersebut sudah tidak terhitung. Ada kerinduan yang membuncah. Ternyata konsep tersebut bukan hanya ada dibenak saya sendiri, ada juga orang lain yang sepemikiran.
Pernah saya akan mengikuti suatu acara menjadi musafir dan bermalam di islamic center pusat kota. Saat itu setelah waktu Isya ada beberapa orang berdatangan untuk menginap. Apakah di selasar aula atau mesjid.
Saat saya mengobrol dengan mereka ternyata ragam cerita yang bisa saya dapatkan. Ibarat kumpulan cerita cerpen dalam buku antologi. Miris jika mendengarkan cerita-cerita mereka. Umumnya alasan menjadi musafir karena kemalaman di jalan, transit untuk bekerja, di rumah sendirian, bahkan tidak memiliki tempat tinggal. Kami saling mengingatkan untuk waspada terhadap tindak kejahatan.
Jika saya akan kembali bepergian untuk suatu tujuan jika harus memilih penginapan (hotel) atau musafir. Saya akan memilih menjadi musafir. Menyatu dengan lingkungan sosial dan menjalaninya dengan penuh warna. Landasan yang bisa membuat kita berani menjadi musafir niat melakukan apapun atas nama kebaikan dan selalu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Menjadi musafir adalah pengalaman yang penuh makna dalam proses hidup. Sudah pernahkah Anda menjadi musafir? Jika belum silahkan di coba untuk membuat hidup Anda lebih berwarna dan sarat cerita. Itu pun jika Anda memiliki keberanian lebih. Menjadi musafir mengapa tidak.

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
