Mulya

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Anak yang Terbuang
Pikist.com

Anak yang Terbuang

Pagi itu saat kabut menjala permukaan bumi. Dingin begitu menjebak menusuk tulang. Badan bergetar tak kuasa menahan dinginnya pagi. Apalagi beberapa hari ini hujan selalu turun dengan deras. Hal itu tentunya menambah suhu semakin dingin. Tak terbayang jika ada yang tidur di alam terbuka seperti suasana sekarang.

Saat angin bertiup kencang. Terdengar dari kejauhan suara tangisan. Ah mungkin itu hanya dejavu khayalan di kala sunyi. Sunyi pun kembali mencengkram. Begitu senyap tangisan pun kembali menyeruak. Ku percepat langkahku untuk mencari sumber tangisan tersebut. Tidak tega rasanya mendengarkan tangisan serasa sembilu mengiris-ngiris relung jiwa.

Benar saja akhirnya aku menemukan sumber suara tangisan. Kenyataan yang sangat miris. Tubuh kecil itu menggigil. Air embun membasahi tubuh mungilnya. Sungguh tidak mungkin ada orang tua yang menerlantarkanmu dirimu seorang diri di tempat yang jauh dari pemukiman warga. Sungguh kasian anak kucing yang terbuang. Siapa orang yang tega memisahkanmu dengan Sang Induk. Sungguh terlalu.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post