Kalimantan Selatan Dikepung Banjir
Bencana terus terjadi di Indonesia. Seolah belum akan berakhir. Terbaru adalah bencana banjir yang mengepung hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Hujan yang turun berhari-hari menyebabkan terjadinya banjir besar di wilayah tersebut. Kemudian diperparah dengan adanya banjir laut pasang. Banjir terjadi begitu tiba-tiba sehingga membuat warga panik.
Ribuan rumah warga terendam banjir dan lebih dari 2500 penduduk mengungsi ke tempat yang tidak terkena banjir. Wilayah yang terparah banjir terjadi di Kabupaten Banjar dan Tanah Laut juga Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Banjir juga terjadi Kabupaten Tapin, Kota Banjarbaru, dan Balangan. Banjir telah menelan 7 korban jiwa. Dua orang di Kecamatan Barabai dan lima orang di Kecamatan Hantakan. Rumah warga pun banyak yang rusak parah. Belum lagi kerugian lainnya seperti keramba apung warga yang terbawa arus banjir.
Lalu bagaimana bencana banjir bisa terjadi? Banjir ini bencana yang spesial. Bagaimana tidak faktor penyebabnya dua yaitu alam akibat tingginya curah hujan dan kerusakan akibat kebiasaan manusia yang tidak peduli terhadap lingkungan sehingga berdampak terjadinya banjir. Berikut ini jenis-jenis banjir yaitu banjir bandang, banjir rob, dan banjir akibat meluapnya aliran sungai karena hujan.
Banjir rob terjadi akibat air laut pasang karena gaya gravitasi bulan serta naiknya muka air laut akibat global warming, banjir bandang terjadi akibat alih fungsi lahan di wilayah hulu (dataran tinggi) dan berdampak banjir di wilayah hilirnya, sedangkan banjir akibat meluapnya aliran sungai karena hujan deras dengan intensitas yang lama diperparah dengan adanya pendangkalan sungai akibat erosi yang tinggi di daerah hulu serta alih fungsi lahan, pembuangan sampah sungai, dan penyempitan aliran sungai karena banyaknya bangunan di bantaran sungai. Ketika hujan deras turun dengan intensitas yang tinggi dan debit air yang banyak maka banjir pun terjadi.
Saat itulah semua orang mengeluh tentang terjadi banjir padahal air itu tidak pernah salah. Sejatinya air itu hanya mengalir pada aliran alami (sungai), tertahan oleh dedaunan pohon, dan meresap ke dalam tanah untuk menjadi air tanah. Saat peruntukkannya terganggu maka dampaknya memicu terjadinya banjir. Umumnya wilayah yang mengalami banjir yaitu sekitar pantai (banjir rob), sekitar aliran sungai, dan wilayah dataran rendah (banjir bandang).
Sejatinya saat banjir telah terjadi itu adalah teguran alam. Lakukan evaluasi tentang bagaimana bersikap dan perilaku dalam memperlakukan alam. Berupaya membantu para korban yang terkena banjir tersebut sehingga dapat meringankan beban yang mereka alami akibat banjir. Semua pihak harus bersatu padu untuk meringankan derita yang mereka alami. Semoga bencana banjir kedepannya tidak lagi terjadi begitu juga bencana lainnya. Aamiin.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
