Korban Pesawat Jatuh
Adi sudah berkeluarga. Mirna adalah istrinya yang baik dan sabar. Pernikahannya telah berusia 15 tahun dan dikaruniai 2 orang anak putra dan putri. Kehidupannya sangat bahagia. Keluarga idaman yang banyak di mimpikan oleh banyak pasangan suami dan istri di manapun. Sudah jauh-jauh hari Adi menyampaikan kepada istrinya akan melakukan pemberangkatan menggunakan pesawat menuju pulau Kalimantan untuk alasan berbisnis.
Tepat pada hari Sabtu 9 Januari 2021 Budi melakukan keberangkatan. Pada waktu yang sama telah terjadi kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Kepulauan Seribu. Pihak keluarga Adi setelah mengetahui informasi tersebut sangat panik. Kemudian Mirna segera berangkat menuju lokasi pusat informasi korban kecelakaan pesawat tersebut. Saat dilakukan pengecekan manifest penumpang ada nama Adi pada daftar urutan penumpang. Tangis pun pecah mengharu biru dari Mirna. Seolah dunia runtuh, orang yang paling di sayang harus berakhir tragis dalam kecelakaan pesawat tersebut. Setelah diberikan penjelasan pihak yang menangani musibah tersebut, akhirnya Mirna dipersilahkan untuk menunggu di rumah karena pencarian korban sangat lama akibat hancurnya pesawat. Pihak RT setempat di mana Mirna tinggal akhirnya mendirikan tenda tanda berduka. Bendera kuning telah terpasang dengan tulisan bahwa Adi telah meninggal dunia.
Satu hari kemudian. WA gawai Mirna berdering. Kemudian bergegas, apakah itu dari pihak pengurusan korban kecelakaan pesawat. Saat dilihat ternyata dari nomor yang tidak terdaftar di gawainya. Kemudian istrinya mengabaikan pesan tersebut. Seminggu setelah kecelakaan pesawat tersebut, tiba-tiba ada transportasi online berhenti di depan rumahnya. Saat itu masih ada warga dan pihak keluarga yang menunggu di tempat karena merasa turut berbela sungkawa atas musibah tersebut. Saat pintu mobil di buka, keluarlah Adi. Ternyata Adi belum meninggal. Adi terbengong-bengong melihat ada bendera kuning dan rumahnya sangat ramai. Setelah Adi ditanya, ternyata tidak jadi naik pesawat tersebut karena merubah tujuan. Awalnya akan pergi ke Kalimantan, ternyata berubah menuju ke Bali beserta istri mudanya tanpa diketahui istri tuanya. Sepandai-pandai tupai meloncat pasti akan jatuh juga.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
