Berangkat Mengajar
Adi guru yang sangat mencintai profesinya. Ia mengajar sangat totaliter. Mengajar adalah hidupnya. Sebagai guru ia menjadi rule of model untuk siswa/inya di sekolah. Sekolah adalah rumah keduanya. Tidak jarang Adi menginap di sekolah untuk menghadiri acara organisasi siswa sebagai bentuk tanggung jawab profesinya sebagai pendidik. Adi selain guru juga menjabat sebagai pembina organisasi ekstrakulikuler di sekolahnya.
Suatu hari Adi sudah bersiap untuk pergi mengajar dari rumahnya. Kebetulan istrinya sudah dua hari sedang tidak di rumah karena harus menginap di rumah orang tuanya yang sedang kurang sehat. Anak semata wayangnya pun turut serta sehingga Adi harus menyiapkan segala kebutuhannya sendiri selama istrinya sedang tidak ada. Begitu halnya saat dirinya akan bersiap untuk pergi mengajar hari itu.
Setelah rapih, Adi membawa tes punggungnya berangkat dengan sepeda bebeknya menuju ke tempat mengajar yang jaraknya relatif jauh yaitu sekitar 45 menit diperjalanan. Saat di jalan Adi keheranan karena jalan begitu lenggang berbeda dari hari biasanya. Saat sampai ke sekolah tempat mengajarnya pak satpam membukakan pintu. "Selamat pagi pak Adi, ko masuk pak hari ini kan tanggal merah libur nasional" ucap pak Satpam. "Waduh, saya tidak melihat tanggal pak" jawab Adi. Adi pun merasa malu dan memutar motornya untuk kembali pulang ke rumah. "Pantas saja jalanan sepi, ternyata libur" gumam Adi.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
