Kebanjiran
Hujan hampir setiap hari menguyur. Februari ini adalah puncaknya musim hujan Hujan bisa turun saat pagi, siang, bahkan malam. Mulai hujan gerimis sampai dengan lebat. Awan selalu menghitam di langit seolah tidak pernah pergi. Hujan tanpa atau bahkan disertai petir dan angin kencang. Banjir hampir terjadi di seluruh wilayah yang morfologinya rendah terutama di sekitar bantaran sungai juga di dataran rendah.
Ryan tinggal di bantaran sungai. Hampir setiap tahun langganan banjir. Bagaimana tidak, walau tidak hujan tapi saat di hulu sungai hujan deras tempat tinggal Ryan pun mengalami banjir. Saat suatu malam hujan turun dengan lebat. Air bah tiba-tiba datang dari hulu sungai dan menyapu pemukiman warga termasuk rumah Ryan. Saat banjir bah itu terjadi, Ryan sedang tidur. Air tiba-tiba masuk dan mengisi seluruh ruang di rumahnya.
Saat banjir itu tiba, Ryan masih belum menyadari ketika air semakin naik dan membasahi tubuhnya. Ryan kemudian terbangun. Menyadari pakaian di tubuhnya sudah basah dan air sudah semakin meninggi sehingga ia pun panik. Ryan kemudian meminta tolong kepada warga yang ada disekitarnya. "Tolong-tolong" teriak Ryan. Ibunya Ryan terbangun sangat kaget "Ryan bangun, celanamu tuh basah" ucap ibunya Ryan. Ryan terperanjat ternyata hanya mimpi banjir lokal he..he..
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
