Mulya

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Waspada Belanja Daring
JawaPos.com

Waspada Belanja Daring

Saat pandemi sangat disarankan di rumah saja. Bagaimana tidak virus covid-19 sudah ada disekitar kita. Pasien positif secara nasional sudah mencapai angka lebih dari 1 juta. Seandainya harus keluar rumah harus disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitaiser.

Saat sedang berada di rumah tuntutan kebutuhan hidup harus selalu dipenuhi. Salah satu cara memenuhi kebutuhan tersebut dengan belanja daring. Walaupun belanja daring juga harus diwaspadai potensi kurir dan produk yang dipesan bisa menjadi pembawa virus covid-19. Harus mengetahui apa yang harus dilakukan saat mengambil barang yang dibeli dari kurir dan memperlakukan barang yang dibeli/diterima.

Belanja daring lagi trend saat ini. Media sosial menjadi sangat efektif sebagai pasar daring. Apakah untuk penjual perorangan atau melalui flatform jual beli daring. Pedagang dunia nyata dan maya sebenarnya sama saja pembedanya cara pembelian dan pembayarannya saja. Praktiknya tetap saja ada pedagang yang jujur dan tidak jujur. Pedagang daring yang tidak jujur sangat merugikan konsumen. Berikut ini kecurangan pedagang daring yang harus diwaspadai berdasar pengalaman penulis berbelanja daring.

Pertama, kualitas produk yang buruk, membeli produk secara daring harus sangat teliti. Jika tidak produk yang dikirim buruk. Produk rusak bahkan jika makanan, produknya tidak layak di makan. Jika produk barang seperti penyok, pecah, atau bautnya ada yang hilang. Jika makanan apabila hasil goreng ada yang berbau tengik, alot, bahkan ada bintang di makanan.

Kedua, produk tidak sesuai merek, merek dagangan memang menjadi buruan pembeli. Bahkan ada orang yang fanatik tidak mau menggunakan suatu produk apabila bukan merek yang di suka. Saya pernah memesan barang dengan merek tertentu saat dikirim mereknya berbeda. Ditambah kualitasnya produknya juga buruk.

Ketiga, ukuran dan warna produk tidak sesuai pemesanan, hal yang diperhatikan pembeli adalah ukuran dan warna. Hal itu dengan pertimbangan suka dan keterpakaian. Jika warna produk dan ukurann tidak sesuai automatis produk tidak terpakai. Hal ini pun sering terjadi dan saya pernah mengalaminya.

Keempat, produk datang lebih dari satu kali, jika membeli produk secara Cash On Delivery (COD). Apakah COD untuk penjual perseorangan atau menggunakan flatform situs belanja daring. Saya beberapa kali produk datang lebih dari satu kali. Sehingga kita harus tegas bahwa produk sudah datang tunjukkan barangnya sehingga kurirnya memahami.

Kelima, barang tidak dikirim atau tidak sampai. Membeli produk secara daring karena kita membutuhkannya. Apabila sudah meluangkan waktu melakukan pemesanan bahkan pembayaran kemudian barang tidak sampai hal itu akan membuat kita mengalokasikan waktu lebih untuk menelusuri produk yang dibeli. Jika COD tidaklah masalah karena belum dibayar. Akan berbeda apabila kita telah mentransfer sejumlah uang ternyata produk tidak sampai. Uang saat belanja daring perseorangan uang kita bisa hilang berbeda dengan berbelanja pada flatform daring ada jaminan uang tidak diserahkan pada si penjual sehingga uang kita aman.

Sejatinya waspadalah saat berbelanja daring. Jika seandainya akan belanja daring baiknya itu pilihan terakhir setelah benar-benar membutuhkan suatu produk yang sulit dicari. Terbaik itu berbelanja di sekitar tempat tinggal, kerabat, atau sahabat yang berwirausaha. Kita telah mengenal dan memiliki keterpercayaannya sangat tinggi.

Dasar berbelanja itu baiknya berdasarkan kebutuhan bukan hanya keinginan semata. Jika harus berbelanja daring waspadalah jangan sampai Anda dirugikan uang, waktu, dan perasaan. Waspadalah jangan sampai hal yang merugikan saat belanja daring terjadi pada diri Anda.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post