Apakah Mudik Bisa Dilarang?
Berdasarkan kalender Masehi diperkiraan Idul Fitri tahun 2021/1442 H akan jatuh pada tanggal 11-12 Mei 2021. Sehingga seolah sudah menjadi budaya, para penduduk kota akan melakukan ruralisasi. Perginya penduduk kota ke desa saat liburan idul Fitri tiba, sebelum atau setelah hari raya tersebut saat waktu liburan. Istilah lajimnya disebut mudik.
Mudik dikenal dengan kegiatan perantau/pekerja migran untuk pulang ke kampung halamannya. Mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran. Menurut KBBI, pengertian pertama mudik adalah kata kerja untuk (berlayar, pergi) ke udik (hulu sungai, pedalaman). Lalu pengertian kedua untuk mudik adalah kata kerja percakapan (v cak) untuk pulang ke kampung halaman.
Lalu pada masa pandemi covid-19 saat ini apakah mudik itu bisa dilarang untuk mencegah persebaran virus? Mudik telah menjadi budaya. Mudik telah menjadi aktivitas yang merupakan wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat. Jika mudik telah menjadi budaya yang sudah puluhan bahkan ratusan tahun tidak akan ada larangan yang efektif untuk mencegah seseorang untuk mudik.
Lalu jika ingin mencegah seseorang untuk mudik, cara apa yang efektif? Tidak lain dengan menegakan aturan yang tegas terkait protokol kesehatan bagi para memudik. Itupun bukan hal yang mudah. Mengapa? Pandemi itu sudah satu tahun, seolah ada anggapan sebagian penduduk yah sudahlah berdamai saja dengan covid-19 dengan hidup berdampingan.
Informasi terbaru angka kematian pasien positif covid di Indonesia masih terus bertambah. Per 16 Maret 2021, ada tambahan kasus meninggal sebanyak 180 orang, sehingga total menjadi 38.752 pasien. Sementara total positif menjadi 1.430.458. Dari total ini, 134.042 merupakan kasus aktif dan 1.257.663 dinyatakan sembuh.
Lalu melihat kondisi tersebut ditengah gencarnya vaksin diberikan ada kekhawatiran upaya yang telah dilakukan untuk memutus mata rantai persebaran covid-19 akan tidak efektif. Pasca liburan idul Fitri terindikasi akan ada peningkatan kasus positif covid akan kembali terjadi dalam skala nasional. Pemberikan vaksin bukan berarti seseorang terbebas dari covid, melainkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap virus tersebut. Sejatinya tubuh bisa melawan virus tersebut setelah di vaksin.
Jika Anda akan mudik hendaknya banyak hal yang harus diperhatikan untuk mewaspadai terjangkit covid selama perjalanan mudik atau bahkan bisa menjadi pembawa virus ke kampung halaman. Terapkan protokol kesehatan dan patuhi anjuran pemerintah sebagai bentuk ikhtiar supaya kita dan keluarga terhindar dari virus covid ini. Aamiin.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
