Penting Diketahui! Orang yang Tidak Boleh Divaksin
Pemerintah mencanangkan program vaksinasi berdasarkan skala prioritas. Para pejabat, tenaga kesehatan, aparat negara, Aparatur Sipil Negara (ASN), pendidik, dan penduduk usia tua diperioritaskan. Siapa yang tidak mau diberikan vaksin gratis sebagai bentuk ikhtiar untuk meningkatkan imun tubuh agar tidak terjangkiti virus covid-19.
Berikut ini daftar orang-orang yang tidak boleh divaksin covid-19 berdasarkan petunjuk teknis (juknis) resmi dari Kementerian Kesehatan RI tentang pelaksanaan vaksinasi, sebagai berikut.
Pertama, terkonfirmasi covid-19.
Kedua, ibu hamil dan menyusui.
Ketiga, mengalami gejala ISPA (infeksi Saluran Pernapasan Akut) seperti batuk, pilek, sesak napas dalam 7 hari terakhir.
Keempat, anggota keluarga serumah yang kontak erat, suspek, konfirmasi, sedang dalam perawatan karena penyakit covid-19.
Kelima, memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak napas, bengkak, dan kemerahan setelah divaksinasi covid-19 sebelumnya (untuk vaksinasi kedua).
Keenam, sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah.
Ketujuh, mengidap penyakit jantung seperti gagal jantung, penyakit jantung koroner.
Kedelapan, mengidap penyakit autoimun sistemik seperti SLE, lupus, sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya.
Kesembilan, mengidap penyakit ginjal seperti penyakit ginjal kronis, sedang menjalani hemodialisis atau dialisis peritoneal, transplantasi ginjal, sindrom nefrotik dengan kortikosteroid.
Kesepuluh, mengidap penyakit rematik autoimun atau rheumatoid arthritis.
Kesebelas, mengidap penyakit saluran pencernaan kronis.
Keduabelas, mengidap penyakit hipertiroid atau hipotiroid karena autoimun.
Ketigabelas, mengidap penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais atau defisiensi imun, dan penerima produk darah atau transfusi.
Keempatbelas, mengidap penyakit diabetes melitus
Kelimabelas, mengidap HIV (Human Immunodeficiency Virus)
Keenambelas, tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg.
Ketujuhbelas, berusia di bawah 18 tahun
Kedelapanbelas, beberapa kondisi komorbid yang telah disebutkan dalam format skrining, sesuai petunjuk teknis vaksinasi covid-19.
Hal itu menjadi penting untuk efektivitas pemberian vaksin sehingga tujuan pemberian vaksin meningkatkan kekebalan tubuh tercapai bukan malah sebaliknya. Perlu diwaspadai jangan sampai setelah divaksin dapat memantik efek buruk pada tubuh karena tubuh tidak siap untuk divaksin dengan pertimbangan di atas.
Sejatinya melakukan apapun tempatkanlah pada proporsinya. Sesuai dengan fakta dan aturan. Terkadang apa yang dianggap baik belum tentu baik. Sehingga kewaspadaan perlu di kedepannya. Sebaiknya seseorang sebelum divaksin harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Saat dianggap sesuai kriteria orang layak divaksin. Silahkan lakukan vaksinasi, jika memang tidak baiknya tidak divaksin. Hal itu adalah yang terbaik. Apakah Bapak/ibu sudah divaksin? Apakah bapak/ibu termasuk orang dengan kriteria tersebut?
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
