Mulya

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pentingnya Buah Tangan
Ikatan kata

Pentingnya Buah Tangan

Saat kecil aku masih mengingat ayah saat pulang dari suatu tempat selalu membawa buah tangan. Nama lainnya oleh-oleh. Ketika mengetahui ayah pergi kepulangannya sangat dinantikan. Suka berpikir kira-kira apa buah tangan yang akan ayah bawa. Bukan masalah mahalnya buah tangan tetapi rasa penasaran yang membuncah apa yang ayah bawa buat keluarga saat pulang. Pengalaman tersebut begitu membekas dalam ingatan sampai saat ini.

Saat aku menjadi seorang ayah dari 3 putri dan 1 putra inginnya melakukan hal sama dengan yang pernah ayah  lakukan. Ketika aku pulang bepergian membawa buah tangan. Tidak harus mahal tetapi bisa dinikmati oleh semua orang rumah. Seringnya membawa makanan yang bisa di konsumsi untuk semua anggota keluarga. Saya selalu berupaya menyempatkan membawa buah tangan saat pulang.

Sepertinya malam ini saat saya pulang bekerja mampir ke toko roti. Jumlah anggota keluarga ada 6 orang termasuk aku. Aku membeli roti sejumlah 6 jenis dengan variasi rasa. Saat sampai di rumah mengucapkan  salam dengan disambut ciuman tangan ibunya anak-anak dan putra/putriku.

Kemudian sambutan mereka begitu riuh saat ayahnya membawa buah tangan. "Ayah membawa apa? " tanya si sulung. Jawabku "Rahasia" kemudian ku serahkan bungkusan. Saat mereka melihatnya si bungsu teriak "Ayah bawa roti, aku rasa coklat yah" ucapnya. "Tawarkan bunda dulu tuh maunya rasa apa? Kalau ayah apa saja" ucapku sambil melirik ibunya anak-anak. "Bunda mau rasa apa, aku ambilkan kata putri nomor duaku?" ucapnya. Bundanya hanya tersenyum "Rasa apa saja sayang". Kemudian diambilkan sepotong roti dan disuapkan untuk bundanya. Tak lupa mereka juga mengambilkan segelas air minum untuk ayahnya.

Kemudian anak-anakku mengambil dan memakan roti yang aku bawa dengan lahap. Rasa lelah sepulang kerja seolah terbayarkan. Melihat penghargaan dari buah cintaku memakan buah tangan yang ayahnya bawa untuk mereka. Roti yang relatif murah dengan varian rasa yang berbeda yang sangat menarik mereka untuk memakannya. 

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk membawa buah tangan yaitu jumlah buah tangan yang dibeli cukup untuk semua anggota rumah tangga, jika makanan/buah/barang yang mereka sukai, membeli buah tangan disesuaikan dengan isi kantong, jika perjalanan pulang lama jangan membeli buah tangan yang mudah basi, dan upayakan sebagai kejutan (surprise).

Saat membawa buah tangan ke rumah ada kesempatan memberikan sugesti postif untuk anak-anak tentang arti perhatian, kebersamaan, dan kebahagiaan. Menanamkan hal positif pada mereka. Berharap kelak saat mereka berumah tangga dapat melakukan hal yang sama dengan menanamkan banyak kebaikan dan nilai-nilai kehidupan di keluarganya.

Jangan aprioriori terhadap hal kecil yang kita lakukan. Sesungguhnya dari hal kecil itulah akan lahir hal-hal besar kedepannya. Menanamkan nilai-nilai positif sedari kecil akan jauh lebih dahsyat dampak kebaikannya di masa depan. Kejadian positif tersebut akan terpatri dalam lubuk hati mereka. Tertanam secara permanen dalam ingatan sampai kelak mereka dewasa. Aku menjadikan buah tangan sebagai media untuk menciptakan pembelajaran hidup di keluargaku.

 

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post