Alam Menangis
Awan menghitam mengawang
Sesekali cahaya kilat memantik
Saat gelap menjala
Suara guntur mengelegar
Langit pun menangis
Tiupan angin berhembus
Semalaman alam terus menangis
Saat pagi menjemput
Hujan tak pernah berhenti
Siang ini
Alam masih juga menangis
Berselimut dingin menusuk tulang
Mentari pun enggan bersinar
Sampai kapan alam kan berhenti menangis?
Mulya
Saat hujan tak kunjung berhenti
Tangerang, 3 April 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
