Mulya

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Dilema Pak Adung Sakit Era Pandemi
Infopublik.id

Dilema Pak Adung Sakit Era Pandemi

Hari ini mendapat informasi tetangga meninggal dunia. Tetapi ada kejanggalan karena biasanya jika ada yang meninggal akan diumumkan melalui pengerah suara di mesjid kampung. Saat warga mengetahui ada informasi yang meninggal akan berbondong-bondong berdatangan untuk melayat. Jika di kampung semuanya masih guyub hal itu telah menjadi budaya.

Akhirnya saya datang berkunjung ke rumah tetangga tersebut. Rumahnya relatif jauh sekitar 100 meter. Sesampainya di lokasi saya hanya tertegun. Bagaimana tidak orang yang saya kenal begitu aktif menjadi tulang punggung keluarganya kini hanya terbaring dengan mata terpejam ditunggu oleh istrinya dengan dua anaknya yang masih kecil-kecil. Alhamdulillah beliau masih hidup.

Kemudian saya bertanya tentang kronologinya. Beliau di kenal dengan Pak Adung. Orangnya pekerja keras. Walau pekerjaannya serabutan, apapun akan dikerjakan untuk menghidupi keluarganya seperti menjadi tukang bangunan, memperbaiki rumah, beternak, mencari ikan air tawar yang hasilnya untuk dijual, bahkan berjualan bakso di rumahnya. Sampai akhirnya ada ide menjual bakso menggunakan sepeda motor dengan memodifikasi menjadi gerobak. Tulisan yang sangat terkenal di motor jualan baksonya yaitu bakso anak tiri.

Pak Adung mengalami kecelakaan saat berjualan. Gerobak motor baksonya mengalami kecelakaan tunggal. Berdasarkan informasi istrinya, sejak saat itu tidak lagi berjualan karena dadanya sakit dan matanya kehilangan penglihatan. Kondisi pandemi memaksa mengurungkan niatnya berobat ke rumah sakit. Berbagai upaya pengobatan dilakukan mulai ke patah tulang. Kemudian sampai akhirnya mendatangi klinik pengobatan untuk di rongsen sekitar punggung dan kepala yang selama ini dikeluhkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan ada pembekuan pembuluh darah dekat kepala bagian belakang. Sampai pada akhirnya hal itu berdampak terhadap kondisi pak Adung pasca kecelakaan tersebut. Sampai pada akhirnya kondisi Pak Adung ngedrop. Hanya bisa tertidur, matanya selalu terpejam, dan respon terhadap lingkungan sekitar menjadi pasif. Sulit berbicara. Ucap istrinya makan dan minum masih mau tetapi dengan porsi yang sangat sedikit itu pun disuapin dengan bantuan istrinya sehingga badannya semakin susut.

Keluarga sudah mengupayakan dengan berbagai cara supaya sembuh. Bahkan saat dibawa ke ke klinik kemudian memberikan cairan infus kondisinya relatif membaik. Saran pihak klinik harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Lagi-lagi karena kondisi pandemi hasil musyawarah keluarga akan tetap diupayakan untuk diobati di rumah.

Istrinya begitu tegar. Ingin menunjukkan bahwa dirinya mampu merawat Sang Suami yang sedang sakit. Akan tetapi sesekali saat bercerita air matanya pecah tidak terbendung. Bagaimana tidak seorang wanita dengan dua anak balita dengan si bungsu yang masih menyusui harus menghadapi cobaan begitu berat. Sang suami yang merupakan tulang punggung keluarga tanpa daya hanya terbujur.

Dimungkinkan kondisi Pak Adung akibat dari kecelakaan karena adanya pembekuan darah ke kepala. Sehingga asupan darah ke kepala terganggu hal itu berdampak terhadap keadaanya sekarang. Menjadi penting saat mengalami kecelakaan untuk segera memeriksakan diri sehingga segala potensi bahaya pasca kecelakaan bisa diantisipasi. Jika seperti kasus Pak Adung menjadi sangat dilematis dengan kondisnya yang sangat mengkhawatirkan.

Ya Allah semoga di bulan yang penuh barokah ini Engkau berikan keberkahan-Mu. Pak Adung diberikan kesembuhan dari sakitnya. Keluarganya diberikan ketabahan. Sesungguhnya Engkau maha tahu apa yang terbaik untuk umat-Mu.

__

Jujur tak kuasa mengambil gambar jika kondisi sangat mengkhawatirkan. Sehingga gambar menggunakan ilustrasi.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post