Menjemput Matahari
Saat bulan Ramadan tiba sudah seharusnya seorang muslim terus berupaya meningkatkan kegiatan ibadah. Terutama ibadah terhadap Sang Pencipta maupun berbuat baik kepada sesama dan seisi alam semesta. Baiknya produktivitas diri harus terus meningkat bukan malah sebaliknya. Banyak cara yang bisa dilakukan dalam beraktivitas di bulan Ramadan. Pada akhirnya semua kembali kepada setiap individu.
Bagi saya sendiri sudah menjadi rutinitas sejak hari pertama puasa, setelah bangun sahur, menunaikan salat subuh, membaca Al Qur'an, dan melaksanakan berbagai aktivitas lainnya. Sekitar pukul 05.30 akan jalan pagi menjemput Matahari. Mengapa saya menyebutnya demikian? Hal tersebut berdasarkan lokasi rumah yang berada di barat kampung. Sehingga saat saya berjalan pagi menuju ke arah timur kampung tempat dimana matahari terbit.
Ada hal yang berbeda. Ujung kampung bagian timur berbatasan dengan persawahan yang luas. Kaki langit menapak pada rerimbunan hijaunya pohon. Sehingga saat mentari terbit menjadi hal yang menakjubkan. Bagaimana tidak berawal dari langit yang semakin terang dengan spektrum warnanya. Sampai pada bentukan warna sinar matahari saat berinteraksi dengan awan.
Jika saya duduk/tiduran di atas pematang sawah untuk pembangunan jalan yang mangkrak, 180 derajat hamparan sawah dikelilingi batas alam rerimbunan pohon sekeliling penjuru arah mata angin. Semuanya batas alam tidak ada satu pun batas buatan yang mencoreng keindahan alam. Saat sang mentari terbit di ufuk timur tanpa ada batas penghalang. Hampir setiap pagi saya menikmati keindahan alam tersebut sehingga membuat jiwa terasa begitu tenang penuh kedamaian.
Sejatinya saat bulan ramadan banyak hal yang dapat dilakukan. Sehingga hidup dapat lebih berwarna. Seimbangkan meraih akhirat dengan terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Sang Pencipta, juga tetap berbuat baik kepada sesama, serta melakukan berbagai aktivitas yang menyehatkan sekaligus menikmati keindahan alam. Tiada lain sebagai manusia harus terus berikhtiar supaya hidup kita sarat makna dan kebermanfaatan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
