Pagi Memelukku
Pagi memelukku
Mengajakku bercengkrama
Berselimut dingin dalam dekapannya
Memintaku berjalan menyusuri kampung dan berakhir di persawahan
Suasana pagi masih sepi tak ada yang peduli hanya kabut menemani
Pagi sangat pendiam diselingi hembusan nafas alam
Sesekali terdengar gurauan suara pagi
Cahaya di ufuk timur semakin benderang
Pagi mulai mengusirku
Selamat tinggal
Mulya
Tangerang, 5 Juni 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
