Sebatang Kara (Tatika)
Setiap orang ingin hidup bersama dengan orang-orang tercinta sampai akhir hayat. Apalah daya saat takdir memutus hidupnya kini sebatang kara, berkali-kali menikah tidak kunjung diberikan keturunan dan berakhir dengan perceraian. Saat umur telah semakin senja dirinya menyendiri dengan tubuh digerogoti waktu menunggu dijemput malaikat kematian.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
