Mulya

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Apa itu Blue Moon?
Ilmugeografi.com

Apa itu Blue Moon?

Jagat raya sampai sekarang batasnya masih belum diketahui (tak terhingga). Berbagai fenomena di alam semesta begitu menakjubkan. Bahkan sampai saat ini masih banyak fenomena di jagat raya yang belum terpecahkan dibandingkan yang telah terungkap. Kemudian lahirlah ilmu pengetahuan yang secara khusus mengkaji fenomena di jagat raya yaitu astronomi.

Sejak manusia bumi mengkaji jagat raya awalnya hanya asumsi. Kemudian seiring berkembangan teknologi dalam bidang astronomi berbagai fenomena di jagat raya mulai terungkap. Mulai dari teori pembentukan jagat raya, tata surya dengan planet yang mengikutinya disertai satelitnya, fenomena komet, meteor, nebula, black hole, dan berbagai fenomena lainnya. Bahkan ada asumsi terdapat makhluk hidup selain di bumi yang disebut alien. Sampai saat ini masih menjadi perdebatan kebenarannya.

Bumi sebagai planet ketiga setelah Merkurius dan Venus. Memposisikan bumi memiliki jarak yang pas dengan bintang terdekatnya sebagai pusat edar. Bintang tersebut kita sering menyebutnya Matahari. Bumi memiliki 1 satelit alami yang disebut bulan. Bulan tidak mengeluarkan cahaya sendiri tetapi memantulkan cahaya Matahari sehingga saat malam terlihat terang seolah memiliki cahaya sendiri.

Ada berbagai fenomena terkait bulan seperti pola pergantian bulan, gerhana bulan, red moon, big moon, dan yang akan terjadi blue moon. Apa itu Blue Moon? Jika dikaji dari segi bahasa berasal dari bahasa Inggris yaitu kata blue dan moon. Blue artinya biru sedangkan moon artinya bulan. Jadi bisa diartikan bulan biru dengan kata lain fenomena bulan biru. Tetapi jangan berharap saat melihat Blue Moon bulan berwarna biru? Mengapa karena itu hanya istilah saja.

Menurut Andi Pangerang seorang Peneliti Pusat Sains dan Antariksa LAPAN, di situs **(censored)** fenomena Blue Moon hanya istilah untuk fenomena alam langka. Fenomena Blue Moon adalah fenomena dimana terjadi dua kali bulan purnama dalam satu hitungan bulah Masehi. Pada bulan Agustus 2021 ini, bulan purnama akan terjadi dua kali. Bulan purnama pertama terjadi pada 15 Agustus lalu, dan bulan purnama kedua terjadi pada 22 Agustus nanti malam (22/08/2021). Purnama pada tanggal 22 Agustus tersebut disebut Blue Moon.

Fenomana Blue Moon terjadi pada waktu 1.100 tahun antara tahun 1.550 dan 2.650, ada 408 Bulan Baru Musiman dan 456 Bulan Baru Tahunan. Dengan demikian, baik musiman maupun bulanan, Blue Moon terjadi kira-kira setiap dua atau tiga tahun.

Bagi yang ingin menyaksikan fenomena Blue Moon, bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia. Puncak Blue Moon berlangsung pada pukul 19.01.56 WIB atau 20.01.56 WITA atau 21.01.56 WIT. Sejak Matahari terbenam (sesuai geografis masing-masing) hingga sebelum terbit Matahari sudah bisa disaksikan. Kemunculan Blue Moon ini berawal dari arah timur-tenggara hingga barat-bara laut. Pada lintang 1-2 derajat lintang utara, Bulan berkulminasi di zenit atau tepat di atas kepala. Pada wilayah selatan, Bulan akan berkulminasi di sebelah utara, dan sebaliknya untuk wilayah sebelah utara terjadi sekitar tengah malam. Selamat menyaksikan Blue Moon malam ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post