Mulya

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Fenomana Banjir
Suara.com

Fenomana Banjir

Saat ini banjir menjadi ancaman. Bagaimana tidak karena sudah memasuki musim hujan pada rentang Oktober s.d April. Indikasinya hujan terjadi secara terus menerus dengan deras. Berdasarkan info Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) saat ini pun sedang terjadi fenomena La Nina yaitu perubahan iklim global yang memicu terjadinya hujan lebat di Indonesia. Atas dasar hal itu wilayah di Indonesia berpotensi terjadi banjir terutama di bantaran sungai dan dataran rendah.

Lalu apa sebenarnya banjir itu? Menurut KBBI online banjir ialah berair banyak dan deras, kadang-kadang meluap (tentang kali dan sebagainya) karena hujan turun terus menerus. Sedangkan menurut Wikipedia, banjir adalah peristiwa bencana alam yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Dari kedua pengertian tersebut bisa disimpulkan bahwa banjir adalah air dalam jumlah yang besar akibat hujan terus menerus sehingga berlebih dan merendam daratan.

Banjir awalnya dipahami hanya pada sungai yang meluap. Akan tetapi penerapan kata banjir kini tidak sesempit ini. Berikut ini macam-macam banjir yaitu:

1. Banjir akibat hujan, banjir ini terjadi karena hujan turun secara terus menerus dengan lebat. Semakin lama dan semakin lebat hujan maka banjir yang terjadi semakin besar. Banjir ini terjadi saat musim hujan sekitar bantaran sungai dan dataran rendah.

2. Banjir bandang, banjir ini terjadi secara tiba-tiba akibat adanya kerusakan lingkungan di daerah hulu sungai. Banjir ini membawa berbagai material seperti kayu, lumpur, batu, pasir, dan apapun dari hulu sungai ke hilir sungai. Banjir ini memiliki kekuatan dahsyat yang mampu membawa benda apapun yang dilaluinya.

3. Banjir rob, banjir ini berbeda yaitu air laut naik saat pasang ke wilayah pesisir akibat adanya gaya gravitasi dari bulan dan matahari. Air laut naik ke daratan dan menggenangi wilayah sekitarnya. Kerusakan dapat terjadi jika gelombang air laut yang naik dengan debit air yang tinggi sangat kuat menghantam daratan.

4. Banjir lahar panas, banjir ini terjadi ketika gunung meletus. Lava yang keluar kemudian mengalir menjadi lahar panas menuruni lereng gunung dan membanjiri wilayah yang dilaluinya. Lahar panas ini tidak tercampur material apapun dengan suhu dapat mencapai 700-1200 derajat Celcius saat dipermukaan bumi. Apapun yang dilaluinya akan terbakar.

5. Banjir lahar dingin, banjir ini terjadi saat gunung api meletus, lava keluar menjadi lahar panas disertai berbagai material yang keluar. Kemudian turun hujan dengan deras. Hujan tersebut menyapu dan membawa semua material hasil letusan dan membanjiri wilayah yang dilaluinya. Banjir ini umumnya terjadi melalui aliran sungai yang bermuara dari kawah.

Sejatinya banjir berdasarkan penyebabnya bisa dikategorikan menjadi dua karena faktor alam dan faktor manusia. Faktor alam seperti musim hujan dimana hujan terjadi secara terus menerus dan dalam jumlah yang besar, serta fenomena La Nina. Sedangkan faktor manusia yaitu adanya kerusakan/alih fungsi lahan di hulu sungai, bantaran sungai, dan muara/sepanjang pantai, sampah yang menyumbat aliran sungai, sedimen yang menyebabkan pendangkalan sungai, pemukiman dibantaran sungai, drainase yang buruk dan tidak ada daerah resapan air, dan kesadaran masyarakat akan kewaspadaan terhadap bencana banjir yang masih kurang. Saat hujan deras dan alam mengalami kerusakan terjadilah banjir. Bisa dikatakan banjir terjadi karena adanya kolaborasi alam dana aktivitas manusia.

Perlu tindakan nyata untuk mengantisipasi dan mewaspadi terjadinya banjir. Tindakan yang dapat dilakukan dengan memperbaiki lingkungan sekitar hulu sungai dengan melakukan reboisasi dan penghijauan, pengerukan sedimentasi dasar sungai, normalisasi wilayah bantaran sungai, dan merelokasi warga di wilayah rawan banjir. Pada wilayah pantai bisa menanam tanaman magrove atau membuat tanggul pemecah gelombang atau penahan air. Pada wilayah sekitar gunung api aktif warga bisa diberikan edukasi untuk menghindari menetap pada wilayah yang rawan banjir lahar panas/dingin. Semoga kita terIndar dari bencana banjir apapun itu.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post