Masker
Pandemi covid-19 ternyata belum akan berakhir. Sejak Indonesia terpapar Maret 2020 sampai saat ini seolah belum berhenti. Virus ini terus mengalami mutasi dengan aneka ragam jenis mutasinya. Bahkan yang terbaru Omnicron. Berbagai upaya terus dilakukan untuk mengantisipasi penyebarannya mulai dari vaksin ke-3 yaitu booster dan menerapkan kembali level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sejatinya tetap saja yang terpenting adalah disiplin diri dalam menerapkan protokol kesehatan yang dikenal dengan 5M (Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi).
Ahmad seorang ayah siaga yang selalu ada dan siap sedia untuk keluarganya. Sebagai seorang ayah, ia akan memprioritaskan kepentingan keluarganya. Saat pandemi Sang Ayah mengkomandoi proses vaksinasi untuk seluruh anggota keluarganya bahkan untuk booster. Walau demikian menerapkan protokol kesehatan dengan 5M suatu keharusan. Sebagai kepala rumah di rumah membuat aturan terkait protokol kesehatan. Menciptakan budaya baru dalam menghadapi pandemi. Apakah di rumah atau diluar bersama. Bersama anggota keluarga atau tidak.
"Ayah anterin aku ke madarsah?" Ucap putri bungsunya Almira. "Bukannya PJJ nak" jawab Ayah Ahmad. "Begini lho Ayah aku harus bimbingan dengan ibu guru karena aku masuk siswa yang akan mengikut Kompetisi Sains Nasional (KSN), kata ibu guru saat bimbingan menerapkan protokol kesehatan" balas Almira. "Ok kita berangkat, bawa handsanitaser dan masker" ucap ayahnya. Akhirnya setelah siap, mereka berangkat menaiki motor metik menuju madrasah. Sesampainya di lokasi dengan menerapkan protokol masuk ke ruang kelas bimbingan. "Ayah tunggu" ucap sang ayah. Ayah Ahmad menunggu putrinya, menjelang Dzuhur putrinya keluar kelas. "Ayah aku sudah selesai" ucap putrinya. "Ayo nak berangkat pulang, tapi masker ayah mana" ucap ayah sambil kebingungan mencari maskernya. "Ayah itu maskernya di dagu, ayah pakai" jawab Almira sambil tertawa geli. Wadau ayah lupa.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
