Mulya

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Apakah Kemacetan Bisa Teratasi?
Wikipedia.com

Apakah Kemacetan Bisa Teratasi?

Manusia sebagai makhluk sosial tentunya melakukan mobilitas untuk ragam kebutuhan hidupnya. Saat melakukan perjalanan pastinya pernah dihadapkan pada kemacetan.

Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kemacetan bisa karena peristiwa alam, adanya kecelakaan lalu lintas, atau padatnya kendaraan dijalanan. 

Lalu apakah kemacetan dapat teratasi? Iya, tetapi menjadi sangat relatif tergantung pemicu yang menyebabkan terjadinya kemacetan. Jika akibat bencana alam dan kecelakaan sumber kemacetannya diatasi selesai masalahnya. Menjadi berbeda kemacetan saat padatnya kendaraan dijalanan. 

Kemacetan akibat padatnya kendaraan dijalanan umumnya terjadi di kota-kota besar. Seolah tanpa solusi. Bagaimana tidak pelebaran jalan dan penambahan jalan dianggap solusi. Kemudian penambahan sarana dan prasarana transportasi pun ditambah untuk mengatasi kemacetan akan tetapi jumlah kepemilikan kendaraan tidak dibatasi. 

Sehingga komparasinya tidak sebanding antara jumlah kendaraan dengan sarana dan prasarana transportasi. Kuantitas kendaraan jauh lebih banyak dibanding lebar jalan untuk lalu lintas kendaraan. 

Saat jam berangkat dan pulang kerja sudah menjadi hal biasa terjadi kemacetan di mana-mana. Lalu solusinya bagaimana saat terjebak kemacetan tersebut yah cukup dengan bersabar karena sumber masalah utamanya pembatasan kendaraan tidak dilakukan. 

Jika dihitung secara matematis, perhari berapa jumlah kendaraan yang terjual dan pergi kejalanan. Kemudian menambah sesak jalanan dengan kendaraan tersebut lalu diakumulasikan dalam rentangan minggu, bulan, dan tahun. Akhirnya apa yang terjadi kemacetan yang berkelanjutan dan seolah tanpa akhir. 

Banyak solusi yang ditawarkan untuk mengatasi kemacetan seperti menggunakan angkutan umum,  membuat aturan ganjil genap, aturan jumlah penumpang, mengatur regulasi angkutan bebas macet, dan lain sebagainya. Tetapi menjadi penting adanya aturan kepemilikan jumlah kendaraan. 

Apakah pemerintah tidak menerapkan aturan pembatasan kepemilikan kendaraan karena bersinggungan dengan perusahaan otomotif yang ada di Indonesia yang notabene kepemilikannya oleh negara maju yang menanamkan investasi dan piutang kepada Indonesia. Praktiknya mereka mengabaikan kenyamanan rakyat Indonesia saat dijalanan harus berjibaku dengan kemacetan.

Semoga ke depan semua lini kehidupan rakyat Indonesia apakah di kota maupun di desa mendapatkan kenyamanan. Berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.. 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post