Modus Penipuan Belanja Daring di Market Place
Abad kekinian hanya dengan mengunakan jari tangan kita dapat membeli apapun yang diinginkan. Apakah produk dalam negeri atau produk luar negeri. Pembelian secara daring dapat dilakukan dengan menggunakan aneka media sosial atau menggunakan market place seperti Bukalapak, Lazada, Shopee, dan lain sebagainnya.
Market place tersebut menawarkan keamanan bertransaksi. Barang yang dibeli harus dipastikan dulu diterima oleh pembelinya dan barang sesuai pesanan. Saat barang yang dibeli sesuai maka pembeli akan menyetujui supaya pihak market place membayarkan kepada pihak penjual.
Ternyata belanja online di market place tidak juga aman. Saat sistem market place tidak bisa diakali untuk dijebol. Si penipu terus mencari celah untuk mendapatkani korbannya.
Adapun modus.penipuan itu yaitu 1) Si penipu membuat toko daring, 2) Si penipu penawarkan produk original dengan harga sangat murah, 3) Saat si penipu telah mendapatkan pembeli akan membuat bukti pengiriman barang, 4) Si Penipu menggunakan bukti pengiriman barang tersebut sebagai dasar/alasan untuk menghubungi pembeli melalui nomor handphone pada pemesanan diaplikasi; 5) Alasan si penipu overload di jasa pengiriman minta dialihkan kepengiriman di luar sistem market place dengan mentransfer seharga barang dan ongkos kirimnya ke rek si penipu atau dompet digitalnya; 6) Si penipu mengarahkan, jika tidak melakukan sesuai arahannya akan terkena aturan bayar denda sebesar 5 kali lipat dari harga barang yang dibeli; 7) Maunya si penipu, pembeli mentransfer sejumlah uang sesuai barang dan ongkos kirim tapi si pembeli tidak mendapatkan barang yang diinginkannya.
Waspadalah kejahatan terjadi karena ada kesempatan. Semakin maju zaman ini model penipuan pun semakin beragam. Modusnya menyesuaikan dengan kekinian. Jika ada celah sedikit saja maka hal itu akan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melancarkan penipuan sampai berhasil melakukannya. Semoga kita tidak menjadi korban penipuan di pembelian daring.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
