Oleh-oleh tak Bertuan
Budi melakukan perjalanan menuju tempat wisata di Pangalengan, Bandung Jawa Barat. Tempat wisatanya menyajikan wisata arung jeram (rafting) sungai buatan dari Situ (danau) Cileunca. Saat perjalanan menuju lokasi wisata jalan berkelok-kelok. Saat sampai di tempat wisata sebelum rafting dilakukan persiapan dengan permainan karakter building.
Kemudian setelahnya berkelompok terdiri 5 orang, menggunakan perlengkapan rafting, serta mendapatkan arahan terkait teknis rafting, lalu naik perahu menuju lokasi rafting yang diawali naik perahu di Situ Cileunca menuju ke lokasi rafting. Saat sampai di lokasi terjadi antrian. Kemudian semua peserta rafting naik perahu sesuai urutan pemberangkatan. Saat rafting terjadi keseruan menyusuri sungai dengan aliran air yang sarat dengan jeram. Ketika aktivitas rafting selesai kembali ke kempat awal dan persiapan pulang.
Saat pulang sudah menjadi kebiasaan mampir di pusat oleh-oleh. Begitu juga dengan Budi membeli oleh-oleh se plastik penuh. Oleh-oleh setelah dibeli dibawa masuk ke bus dan disimpan begitu saja. Saat bus sudah jalan dikonfirmasi oleh-oleh tersebut tidak bertuan. Budi pun lupa bahwa oleh-oleh itu miliknya. Saat menjelang pulang Budi kelimpungan kehilangan oleh-oleh. Setelah ditelusuri ternyata karena tidak ada yang mengaku di Klaim bahwa itu milik kru bus. Budi akhirnya mengkonfirmasi bahwa itu oleh-olehnya dan kru bus menyerahkannya.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
