Mursalim Nawawi, S. Pd. M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sebuah Puisi 'KEJUJURAN YANG MEMUDAR' (T1144)

Sebuah Puisi 'KEJUJURAN YANG MEMUDAR' (T1144)

Karya GBC

**

Di lorong waktu yang tak terbatas,

Kejujuran pudar, menghilang semuanya.

Sejatinya cahaya, kini redup dan gelap,

Hilang dalam bayang-bayang dusta yang meluap.

**

Hati yang dulu tulus, kini tergores luka,

Kejujuran yang pudar, membentuk senja yang buruk.

Janji palsu menggantikan kata-kata tulus,

Mengukir penyesalan dalam setiap sudut hati yang terdalam.

**

Percayalah, kejujuran itu mahkota kehidupan,

Namun, jika pudar, sirnalah segala kehormatan.

Terbawa arus tipu daya, seperti daun dalam sungai,

Kejujuran yang pudar, meninggalkan duka dan pilu yang tiada terperi.

**

Mari merenung, sebelum kejujuran meredup,

Sebelum senyum palsu menggantikan tulus.

Hadirkan kembali kebenaran dalam setiap langkah,

Agar kejujuran bersinar, dalam kegelapan pun tetap teguh.

**

Sidrap, 29 Januari 2024, MN-GBC

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post