Mursalim Nawawi, S. Pd. M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
'MENGHILANGKAN SIFAT-SIFAT HEWAN DARI DIRI DENGAN BERKURBAN ' (T1289)
Semoga kurban menghilangkan sifat hewani dalam diri.

'MENGHILANGKAN SIFAT-SIFAT HEWAN DARI DIRI DENGAN BERKURBAN ' (T1289)

Di tulis oleh MN_GBC,

Ibadah kurban merupakan salah satu bentuk pengabdian seorang Muslim kepada Allah SWT yang dilakukan dengan menyembelih hewan tertentu pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyrik.

Di balik ibadah ini, terdapat hikmah dan pelajaran yang dapat diambil, salah satunya adalah menghilangkan sifat-sifat buruk yang disimbolkan oleh hewan kurban dari diri kita.

Makna Ibadah Kurban

Kurban berasal dari kata "qaraba" yang berarti mendekatkan diri. Ibadah kurban adalah cara seorang Muslim mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mengorbankan sebagian dari harta yang dimilikinya. Selain sebagai bentuk ketaatan, ibadah ini juga menjadi sarana untuk membersihkan diri dari sifat-sifat hewani yang negatif.

Sifat-Sifat Hewan yang Diambil dan dihilangkan bagi yang berkurban

Berikut adalah beberapa sifat hewan yang perlu dihilangkan dari diri seorang Muslim sebagai iktibar dari ibadah kurban:

1. Sifat Serakah (Tamak)

Hewan cenderung serakah dalam hal makanan dan kepemilikan. Sifat ini harus dihilangkan dari diri seorang Muslim, karena serakah merupakan sifat yang merugikan. Seorang Muslim harus belajar untuk berbagi, ikhlas, dan tidak tamak dalam hal harta dan nikmat dunia.

"Sesungguhnya orang-orang yang bakhil dan menyuruh orang lain berbuat bakhil, serta menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan kepada mereka. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir siksa yang menghinakan." (QS. An-Nisa: 37)

2. Sifat Agresif dan Pemarah

Hewan sering kali menunjukkan perilaku agresif dan pemarah ketika merasa terancam atau bersaing untuk mendapatkan sesuatu. Seorang Muslim harus bisa mengendalikan emosi dan tidak mudah marah. Kesabaran dan kelembutan adalah sifat yang harus dimiliki.

"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan." (QS. Ali Imran: 133-134)

3. Sifat Malas

Hewan memiliki kecenderungan untuk bermalas-malasan, hanya bergerak ketika merasa lapar atau terancam. Seorang Muslim harus rajin dalam beribadah dan bekerja. Malas adalah sifat yang harus dihindari karena dapat menghalangi kemajuan dan kesuksesan.

"Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain)." (QS. Al-Insyirah: 7)

4. Sifat Egois

Hewan seringkali hanya mementingkan diri sendiri dan tidak peduli terhadap sesamanya. Seorang Muslim diajarkan untuk peduli terhadap sesama, membantu orang lain, dan tidak bersikap egois.

"Dan berikanlah kepada kerabat dekat haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros." (QS. Al-Isra: 26)

5. Sifat Ketakutan Berlebihan

Hewan bisa menunjukkan ketakutan berlebihan ketika menghadapi bahaya. Seorang Muslim harus memiliki keberanian dan tawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

"Sesungguhnya orang-orang yang berkata, 'Tuhan kami adalah Allah,' kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan, 'Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.'" (QS. Fussilat: 30)

6. Sifat Rakus

Hewan sering menunjukkan sifat rakus dalam hal makanan dan kepemilikan. Rakus adalah sifat yang tidak terpuji dan harus dihilangkan dari diri seorang Muslim. Seorang Muslim harus belajar untuk merasa cukup dengan rezeki yang diberikan oleh Allah SWT dan tidak rakus terhadap harta dunia.

"Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian." (QS. Al-Furqan: 67)

7. Sifat Tergesa-Gesa

Hewan sering bertindak tergesa-gesa, terutama ketika merasa terancam atau lapar. Tergesa-gesa dalam mengambil keputusan sering kali membawa kerugian. Seorang Muslim diajarkan untuk bersikap tenang, sabar, dan tidak tergesa-gesa dalam setiap tindakan.

"Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa..." (QS. Al-Anbiya: 37)

Kesimpulan

Ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga mengandung pelajaran untuk menghilangkan sifat-sifat buruk yang ada dalam diri manusia.

Dengan menghilangkan sifat serakah, agresif, malas, egois, dan ketakutan berlebihan, rakus dan tergesa-gesa seorang Muslim dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat kepada Allah SWT.

Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari ibadah kurban dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin.

Demikian yang bisa di tuliskan dan ada manfaatnya.

Salam Idul Adha, GBC

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post