Mursalim Nawawi, S. Pd. M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
'MENJADI HAJI MABRUR' (T1288)
Haji mabrur adalah harapan semua orang yang menunaikan ibadah haji.

'MENJADI HAJI MABRUR' (T1288)

Di tulis oleh MN_GBC,

Usai sudah rangkaian ibadah haji 1445 yang dilakukan di kota Makkah dengan serangkaian kegiatan yang begitu padat selama kurang lebih seminggu ini.

Jamaah haji yang masih berada di Saudi Arabia memanfaatkan waktu menunggu kepulangan ke tanah air masing-masing dengan tetap meningkatkan ibadah di Baitullah dengan melaksanakan umroh dan berwisata religi di seputaran kota Makkah serta membeli oleh-oleh buat keluarga yang mereka tinggalkan selama berhaji.

Harapan jamaah dan keluarga sahabat dan handai taulan, mereka yang berangkat menunaikan rukun iman kelima tahun ini kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur.

Pada artikel kali ini penulis akan membahas tentang haji mabrur, mulai pengertian, dalil ayat Al Quran dan hadist yang menegaskan haji mabrur, serta cara menjadi haji mabrur. Semuanya akan diulas sebagai berikut:

Pengertian Haji Mabrur

Haji mabrur adalah haji yang diterima oleh Allah SWT dan menghasilkan perubahan positif dalam kehidupan seorang Muslim. Mabrur berasal dari kata "al-birr" yang berarti kebaikan atau ketaatan. Oleh karena itu, haji mabrur adalah haji yang penuh dengan kebaikan dan ketaatan, serta membawa manfaat bagi pelakunya dan lingkungannya.

Ayat Al-Qur'an tentang Haji

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an mengenai kewajiban dan keutamaan haji:

"Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah..." (QS. Al-Baqarah: 196)

Ayat ini menegaskan pentingnya menyempurnakan ibadah haji dan umrah hanya karena Allah SWT, dengan niat yang ikhlas dan pelaksanaan yang sesuai dengan tuntunan-Nya.

"...barang siapa yang mengerjakan haji maka janganlah ia berkata kotor, berbuat fasik, dan bertengkar dalam masa mengerjakan haji..." (QS. Al-Baqarah: 197)

Ayat ini menekankan sikap dan perilaku yang harus dijaga selama melaksanakan ibadah haji, yaitu menjauhi perkataan kotor, perbuatan dosa, dan pertengkaran.

Hadits tentang Haji Mabrur

Rasulullah SAW juga memberikan penjelasan tentang keutamaan haji mabrur dalam beberapa hadits:

1. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Umrah yang satu ke umrah yang lain adalah penghapus dosa di antara keduanya, dan haji mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang berhaji tanpa berkata kotor dan berbuat fasik, ia akan kembali seperti pada hari ia dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa haji mabrur memiliki dampak besar, yaitu penghapusan dosa dan kembalinya pelakunya dalam keadaan suci seperti bayi yang baru lahir.

Cara Meraih Haji Mabrur

Untuk meraih haji mabrur, seorang Muslim perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

1. Niat yang Ikhlas:

Niat yang tulus hanya karena Allah SWT adalah syarat utama. Haji tidak boleh dilakukan karena riya atau mencari pujian manusia.

2. Ilmu yang Cukup:

Mengetahui dan memahami tata cara pelaksanaan haji sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Ini meliputi syarat, rukun, dan wajib haji.

3. Menjaga Akhlak dan Perilaku:

Selama pelaksanaan haji, seorang Muslim harus menjaga lisannya dari perkataan kotor, perilaku dosa, dan pertengkaran.

4. Bertobat dan Beristighfar:

Memperbanyak tobat dan memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa yang telah dilakukan sebelum berhaji.

5. Bersabar dan Tawakal:

Bersabar dalam menghadapi segala ujian dan cobaan selama perjalanan haji, serta selalu bertawakal kepada Allah SWT.

6. Meningkatkan Ibadah dan Amal Saleh:

Memperbanyak ibadah seperti sholat, dzikir, membaca Al-Qur'an, dan amal saleh lainnya selama di Tanah Suci.

Kesimpulan

Haji mabrur adalah impian setiap Muslim yang menunaikan ibadah haji. Dengan niat yang ikhlas, pengetahuan yang cukup, serta menjaga akhlak dan perilaku, seorang Muslim bisa meraih derajat haji mabrur.

Keutamaan haji mabrur sangat besar, termasuk penghapusan dosa dan jaminan surga. Semoga Allah SWT memudahkan dan menerima ibadah haji kita, serta menjadikannya sebagai haji mabrur. Aamiin.

Demikian yang bisa di tuliskan dan ada manfaatnya.

Salam Idul Adha, GBC

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post