SANTRIWATI ASAL PINRANG PENGHAFAL 30 JUZ (T. 1627)
Asmaniar Try Reza: Pelita Cahaya dari Rahmatul Asri"
Ditulis oleh Mursalim Nawawi Chaling Gbc
Di tengah hiruk-pikuk dunia remaja yang kerap dipenuhi oleh gawai dan hiburan, muncullah sosok yang berbeda. Namanya Asmaniar Try Reza, seorang santriwati sekaligus siswa kelas XII SMA Rahmatul Asri Enrekang. Ia bukan hanya sekadar pelajar biasa ia adalah hafizah, penghafal 30 juz Al-Qur’an yang juga berhasil meraih peringkat 1 kelas dan konsisten masuk 10 besar terbaik pondok.
Bagaimana ia melakukannya?
Jawabannya adalah: disiplin, manajemen waktu, dan niat lillahi ta’ala.
Asmaniar memulai harinya lebih awal dari kebanyakan remaja. Usai salat subuh, ia tak langsung beranjak melainkan membuka mushaf, mengulang hafalan dengan penuh kekhusyukan. Saat teman-temannya sibuk dengan buku pelajaran, Asmaniar membagi waktunya dengan cermat: waktu menghafal, waktu muroja’ah, dan waktu belajar akademik. Ia tahu kapan harus fokus pada pelajaran sekolah, kapan waktunya mendekap Al-Qur’an. Baginya, dua hal ini bukan beban, tapi bekal menuju masa depan.
Keberhasilannya menghatamkan 30 juz saat masih di bangku SMA bukanlah hal yang instan. Ada air mata, ada malam yang panjang, ada lelah yang dibungkus doa. Namun, ia tak pernah berhenti, karena ia tahu, menghafal Al-Qur’an adalah kehormatan, dan belajar giat adalah kewajiban.
Dalam HAFLATUL IKHTITAM ke 23 ( acara penamatan santri santriwati) yang di adakan oleh Pondok Pesantren Modern Rahmatul Asri Enrekang pada hari ini 25 Mei 2025 yang bertempat di aula serbaguna Ppm Rahmatul Asri, namanya bergema sebagai salah satu santri berprestasi yang mampu menyeimbangkan dua dunia: dunia ilmu dan dunia ruhani. Ia membuktikan bahwa menjadi hafizah bukanlah penghalang untuk berprestasi di kelas, justru menjadi penopang kekuatan jiwa dan akal.
Kiat suksesnya sederhana, tapi kuat:
1. Niat ikhlas karena Allah.
2. Istiqamah dalam hafalan dan pelajaran.
3. Tidak menunda waktu.
4. Mencari ridha guru dan orang tua.
5. Berdoa tanpa henti.
Asmaniar Try Reza adalah inspirasi bagi santri-santri lainnya. Ia membuktikan bahwa santri bisa jadi juara, hafizah bisa jadi teladan.
Ia adalah bukti nyata bahwa Al-Qur’an, bila dijaga dengan sepenuh hati, akan menjaga pemiliknya, bahkan mengantarnya pada kejayaan dunia dan akhirat.
Demikian yang bisa di tuliskan, semoga ananda Istiqomah menjaga hafalannya
Salam kemajuan untuk generasi Islam
#mngbc
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
