Malu Jika Sandalmu Tak Pernah Parkir di Masjid (T.1662)
Ditulis oleh Mursalim Nawawi Chaling Gbc
Saudara-saudaraku yang dimuliakan Allah SWT, betapa mulia dan agungnya sebuah masjid. Bukan sekadar bangunan, melainkan rumah Allah, tempat kita mendekatkan diri kepada-Nya. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah SWT, walaupun hanya selubang tempat burung bertelur, maka Allah SWT akan membangunkan baginya rumah di surga.” (HR. Ibnu Majah). Mari kita renungkan sabda Nabi ini, betapa besar pahala yang menanti bagi mereka yang ikhlas membangun dan memakmurkan masjid.
Lebih dari sekadar bangunan fisik, masjid adalah simbol persatuan umat. Di sinilah kita berkumpul, beribadah bersama, saling mengenal, dan mempererat tali persaudaraan. Rasulullah SAW telah mengajarkan pentingnya ukhuwah islamiyah, persaudaraan dalam Islam. Beliau bersabda, "Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, tidak boleh menzaliminya, tidak boleh menyerahkannya kepada musuh, dan barangsiapa yang memenuhi kebutuhan saudaranya, maka Allah SWT akan memenuhi kebutuhannya." (HR. Bukhari Muslim). Masjid menjadi tempat ideal untuk mewujudkan ukhuwah islamiyah ini.
Namun, betapa miris jika kita melihat banyak masjid yang sepi, tak terisi jamaah. Padahal, shalat berjamaah di masjid memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW bersabda, “Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat.” (HR. Bukhari Muslim). Keutamaan ini seharusnya menjadi motivasi bagi kita untuk senantiasa memakmurkan masjid, menghadiri shalat berjamaah lima waktu.
Malu rasanya jika sandal kita tak pernah parkir di masjid. Malu karena kita telah mengabaikan panggilan Allah SWT, mengabaikan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Ayat Al-Qur'an mengingatkan kita akan pentingnya mengingat Allah SWT, "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar." (QS. At-Taubah: 119). Kehadiran kita di masjid adalah wujud nyata dari ketakwaan kita.
Mari kita ubah kebiasaan buruk kita. Jika selama ini kita malas datang ke masjid, mulailah dari sekarang. Jangan biarkan rasa malas mengalahkan niat baik kita. Ingatlah janji Allah SWT, bahwa Dia akan memberikan pahala yang berlipat ganda bagi mereka yang berjuang di jalan-Nya. Allah SWT berfirman, "Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan." (QS. An-Nahl: 97).
Jadikan masjid sebagai tempat berlindung, tempat menenangkan hati, dan tempat mencari kekuatan. Di masjid, kita akan menemukan ketenangan jiwa, kekuatan iman, dan petunjuk hidup. Dengan memakmurkan masjid, kita telah turut serta dalam membangun peradaban Islam yang lebih baik. Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah kita dalam memakmurkan masjid-Nya.
Akhirnya, mari kita bersama-sama berkomitmen untuk senantiasa memakmurkan masjid. Bukan hanya dengan hadir di dalamnya, tetapi juga dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang ada di masjid. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan dan hidayah untuk senantiasa taat dan beribadah kepada-Nya. Aamiin.
Demikian yang bisa dituliskan, semoga dapat diambil hikmahnya
Salam santun
#mngbc #mn_gbc #masjid #mesjid #ibadah #sandal #teguran #sjolay #jamaah #berjamaah
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
