Mursalim Nawawi, S. Pd. M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Puisi Romantis, Rindu di Penghujung Bulan(T.1692)

Puisi Romantis, Rindu di Penghujung Bulan(T.1692)

Karya : MNGBC

Di penghujung Juli, mentari mulai redup,

Bayang-bayangmu menjelma, di antara senja yang terkatup.

Rasa rindu membuncah, bagai ombak di lautan,

Menghanyutkan jiwa ini, dalam dekapan kerinduan.

Bulan purnama bersaksi, atas janji suci kita,

Di bawah langit nan luas, bintang-bintang pun nyata.

Cinta kita abadi, bak mentari pagi nan cerah,

Menyinari hidupku, menghapus segala duka nestapa.

Angin malam berbisik, membawa aroma harum,

Harumnya kasih sayang, yang selalu terukir dalam.

Di setiap detak jantung, namamu selalu terpatri,

Menjadi pengingatku, akan cinta yang abadi.

Bunga-bunga bermekaran, menari-nari di taman,

Menyambut datangnya cinta, yang selalu membuat nyaman.

Kita berdua berdampingan, bagai sepasang merpati,

Menjalin kasih sejati, hingga akhir nanti.

Embun pagi menetes, membasahi dedaunan,

Menyejukkan hatiku, yang selalu kau rangkul dengan mesra.

Di setiap hembusan nafas, ku ucapkan namamu,

Sebagai ungkapan rasa, cintaku yang tulus kepadamu.

Di penghujung Juli ini, cinta kita semakin erat,

Menjelma menjadi kekuatan, yang takkan pernah sirna oleh waktu.

Semoga kasih ini, tetap abadi selamanya,

Menyatu dalam jiwa, hingga akhir hayat nanti.

----

Sidenreng Rappang, 31-08-2025

#sajak #puisi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post