Shalat Kewajiban yang Tak Tergantikan, Meskipun Tak Pandai Ngaji'(T.1663)
Ditulis oleh Mursalim Nawawi Chaling Gbc
Saudara-saudaraku seiman, kita hidup di era yang serba mudah. Informasi agama mudah diakses, ilmu agama mudah dipelajari. Namun, kemudahan tersebut tidak lantas menjadi alasan untuk mengabaikan kewajiban-kewajiban dasar dalam agama Islam, terutama shalat. Betapa ironisnya, jika seseorang mengaku beragama Islam, tetapi lalai dalam menunaikan shalat, bahkan tidak pandai membaca Al-Qur'an.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 43, "Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk." Ayat ini menegaskan kewajiban shalat sebagai bagian dari rukun Islam yang harus dijalankan oleh setiap muslim. Ketidakmampuan membaca Al-Qur'an dengan fasih bukanlah penghalang untuk menunaikan shalat.
Shalat bukanlah sekadar ritual gerakan fisik, melainkan ibadah yang menghubungkan kita dengan Allah SWT. Ia adalah manifestasi ketaatan dan penghambaan kita kepada-Nya. Keikhlasan dan kekhusyukan dalam shalat jauh lebih penting daripada kemampuan membaca Al-Qur'an dengan fasih. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan apa yang diniatkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Meskipun tidak pandai membaca Al-Qur'an, kita tetap dapat menunaikan shalat dengan khusyuk dan penuh keikhlasan. Kita dapat berdoa kepada Allah SWT dengan bahasa kita sendiri, mengucapkan rasa syukur dan memohon ampun atas segala dosa. Allah SWT Maha Mengetahui isi hati hamba-Nya.
Ketidakmampuan membaca Al-Qur'an bukanlah penghalang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kita dapat belajar membaca Al-Qur'an secara bertahap, mencari bimbingan dari guru ngaji atau memanfaatkan berbagai sumber belajar yang tersedia. Yang terpenting adalah niat dan usaha yang tulus untuk mempelajari Al-Qur'an.
Namun, mengingat kewajiban shalat lima waktu tetaplah utama. Jangan sampai kita menunda-nunda kewajiban ini dengan alasan tidak pandai membaca Al-Qur'an. Shalat adalah tiang agama, pondasi yang kokoh untuk membangun keimanan kita. Rasulullah SAW bersabda, “Shalat adalah tiang agama. Barangsiapa yang menjaganya, maka ia telah menjaga agamanya, dan barangsiapa yang meninggalkannya, maka ia telah merusaknya.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi).
Oleh karena itu, marilah kita perbaiki diri. Jangan sampai kita lalai dalam menjalankan kewajiban shalat hanya karena alasan tidak pandai membaca Al-Qur'an. Shalat adalah kewajiban yang tak tergantikan, dan Allah SWT akan menerima shalat kita meskipun kita tidak pandai membaca Al-Qur'an, asalkan dikerjakan dengan ikhlas dan khusyuk. Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan dan hidayah untuk senantiasa menunaikan shalat lima waktu dan menjalankan seluruh perintah-Nya. Aamiin.
Demikian yang bisa dituliskan, semoga dapat diambil hikmahnya
Salam santun
#mngbc #mn_gbc #masjid #mesjid #ibadah #sandal #teguran #sholat #salat #jamaah #berjamaah
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
