Sebuah Puisi Romantis Janji di Bawah Bintang T.1693
Karya : MNGBC
Senja menyapa, langit jingga merekah,
Bayangmu hadir, menghapus sepi yang kelam.
Rindu membuncah, bagai ombak di pantai,
Menghantam debar jantung, memanggil namamu dalam diam.
Dalam pelukanmu, kutemukan kedamaian,
Hangatnya tubuhmu, membisu namun bicara.
Aroma rambutmu, harum mewangi kenangan,
Menenangkan jiwa, yang lelah oleh rindu yang membara.
Mata kita bertemu, penuh harap dan cinta,
Di antara hela nafas, janji setia terpatri.
Jangan kau pergi, bisikku lirih di telingamu,
Dekapku lebih erat, jangan tinggalkan aku sendiri.
Bintang bertaburan, saksi bisu kisah cinta,
Di langit malam, yang gelap namun indah.
Cinta kita abadi, takkan pernah sirna,
Selamanya bersama, hingga akhir hayat tiba.
Tanganmu menggenggam, erat dalam genggaman,
Kuat danp hangat, bagai bara api yang menyala.
Jangan kau pergi, sayangku, tetaplah di sisiku,
Dalam pelukan ini, surga tercipta untuk kita berdua.
Kucium keningmu, lembut dan penuh kasih,
Jangan kau pergi, jangan jauh dariku.
Cinta kita abadi, selamanya bersama,
Hingga rambut memutih, dan langkah menjadi lemah.
Sidenreng Rappang, **(censored)**
#sajak #puisi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
