Mursalim Nawawi, S. Pd. M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sebuah puisi Satire  'Nyala Api di Parlemen Dusta' (T. 1728)

Sebuah puisi Satire 'Nyala Api di Parlemen Dusta' (T. 1728)

Sebuah puisi Satire

"Nyala Api di Parlemen Dusta"

Karya MNGBC

Di parlemen dusta, janji kau tebar,

Namun hati nurani telah kau kubur.

Rakyat menjerit, kau tuli membisu,

Kerakusanmu merobek kalbu.

Gedung dewan menjadi arena sandiwara,

Tempat para pengkhianat tertawa ria.

Kau rampas hak, kau hisap darah,

Rakyat bangkit, melawan gundah.

Nyala api membakar angkasa malam,

Menyiratkan murka yang mendalam.

Kau kira kuasa takkan pernah sirna,

Namun amarah rakyat perkasa.

Di setiap langkah, dendam membara,

Menanti saatnya untuk membalas segala.

Kau tanam benih kebencian yang dalam,

Kini kau tuai badai yang menghantam.

Parlemen megah kini tinggal debu,

Simbol keangkuhan yang telah layu.

Kau kira aman dalam lingkaran kuasa,

Namun rakyat datang, menghancurkannya.

Biarlah api menjadi saksi nyata,

Bahwa kebenaran takkan pernah reda.

Jeritan rakyat yang kau abaikan,

Kini membakar parlemen kedustaan.

Negeri Konoha,**(censored)**

#rumah #dijarah #perjuangan #demo #demonstrasi #anarkis #kebakaran #dpr #dprd

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post