Mursalim Nawawi, S. Pd. M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sebuah puisi Satire  'Tahta Berkarat di Atas Air Mata'(T.1725)

Sebuah puisi Satire 'Tahta Berkarat di Atas Air Mata'(T.1725)

Sebuah puisi Satire

"Tahta Berkarat di Atas Air Mata"

Ditulis oleh MNGBC

Di bawah langit yang muram, berarak awan,

Terhampar janji yang jadi kutukan.

Rakyat merintih, di bawah beban berat,

Mencari sebutir nasi, di tanah yang sekarat.

Sedang singgasana megah, berkilau emas,

Menyimpan tawa, di balik jerit yang tak terbalas.

Suara-suara parau, dari sudut kota,

Menyuarakan duka, menuntut cinta.

Namun angin membawa bisik keserakahan,

Mengikis nurani, menumbuhkan keangkuhan.

Mata terpejam, hati terkunci rapat,

Hanya nafsu berkuasa yang kian melesat.

Gelombang amarah, pecah di jalanan,

Mencari kebenaran, di tengah kegelapan.

Spanduk-spanduk lusuh, jadi saksi bisu,

Tentang janji manis yang jadi palsu.

Mereka datang, dengan tangan kosong,

Menghadapi tembok, yang kian menjulang.

Api itu menyala, dari bara kecewa,

Membakar harapan, menghancurkan tahta.

Bukan lagi kata, tapi nyala yang bicara,

Tentang pengkhianatan, dan luka yang menganga.

Gedung-gedung terbakar, jadi monumen,

Dari kesabaran yang telah habis, tanpa amen.

Namun di balik asap, wajah itu tetap,

Tak terusik, tak gentar, tak berkerut.

Pesta terus berlanjut, di atas abu,

Mengabaikan jerit, yang kian menderu.

Kerakusan jadi mahkota, kebenaran jadi debu,

Di bawah langit yang kian membiru.

Maka biarkan api itu jadi penanda,

Bahwa keangkuhan akan menemui masanya.

Bukan lagi rintihan, tapi gema perlawanan,

Dari rakyat yang tak lagi tertindas.

Biarkan bara itu jadi peringatan,

Tentang harga sebuah pengkhianatan.

Negeri Konoha,**(censored)**

#rumah #dijarah #perjuangan #demo #demonstrasi #anarkis #kebakaran #dpr #dprd

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post