Mursalim Nawawi, S. Pd. M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sebuah puisi Satire    'Dinding Bisu Para Penguasa' (T.1723)
Demo karena ketidakadilan

Sebuah puisi Satire 'Dinding Bisu Para Penguasa' (T.1723)

Sebuah puisi Satire

"Dinding Bisu Para Penguasa"

Ditulis oleh MNGBC

Di istana yang penuh dengan kemewahan,

Kau hiraukan jeritan rakyat yang kelaparan.

Kau bangun dinding tinggi dari ketidakpedulian,

Sementara kami berjuang di tengah kesengsaraan.

Demonstrasi meledak di seluruh negeri,

Gedung dewan menjadi medan pertempuran.

Api amarah membakar semua mimpi,

Kerakusanmu telah menghancurkan harapan.

Kau bilang kami adalah aset bangsa,

Namun mengapa kau perlakukan kami seperti sampah?

Kau bilang kami adalah masa depan negara,

Namun mengapa kau rampas hak kami semua?

Di balik janji manis dan retorika indah,

Kau sembunyikan niat jahat dan serakah.

Kau peras keringat kami, kau curi hak kami,

Namun ingatlah, murka Tuhan takkan pernah berhenti.

Api membara, membakar ketidakadilan,

Menghanguskan semua kebusukan dan kebohongan.

Rakyat bersatu, melawan penindasan,

Menuntut keadilan, harga mati kebenaran.

Gedung dewan yang dulu jadi simbol kekuasaan,

Kini menjadi saksi bisu kejatuhan.

Dinding bisumu telah runtuh berantakan,

Karena rakyat telah bangkit melawan kezaliman.

#rumah #dijarah #perjuangan #demo #demonstrasi #anarkis #kebakaran #dpr #dprd

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post